Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pena Ajaib

Pena Ajaib

ucap Ocin seraya mengamati pena di tangannya. Keajaiban pun terjadi beberapa detik setelah Ocin selesai menuliskan kalimatnya. Perubahan diawali dengan pandangan mata Ocin yang mulai kabur saat melihat pena. Selain itu, Ocin yang awalnya dalam posisi berdiri di depan toilet warung, kini dia merasakan pantatnya menepak kursi. Padahal saat itu dia tidak merasa pindah posisi untuk duduk. Dan memang tidak ada kursi di sekitar toilet warung. Perlahan pandangannya terlihat jelas kembali dan betapa terkejutnya dia saat melihat sekarang dirinya berada di....
102.3K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as inescapable
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

kata Speranza tanpa ekspresi. Xaviera menyentuh bahu Speranza dengan lembut. "Flavia, kenapa kamu selalu melakukan apa yang kamu inginkan? Mengapa kamu tidak pernah memikirkan orang lain?" tanya Xaviera dengan lembut. Speranza tersenyum miring. "Kau ingin tahu jawabannya?" tanya Speranza yang diangguki oleh Xaviera. "KARENA AKU ADALAH SEORANG PSIKOPAT!!"
102.6K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as inescapable
Read
+Library
Slave

Slave

Jadilah keduanya haus akan kerinduan yang mendalam, sesuatu hal yang tak mampu keduanya ucapkan sebab terhalang ego dan gengsi. Ego dan gengsi yang tinggi menyelimuti diri masing-masing hingga tak ada yang mau mengalah satu pun. Ayesha yang kecewa dengan segala luka yang di torehkan Hasan berusaha keras untuk membenci pria itu. Namun sayangnya tidak bisa. Sedangkan Hasan dengan segala rasa penyesalannya yang tak berujung, kata maaf darinya pun tidak mampu untuk menyembuhkan rasa sakit dan luka itu.
9.8K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as inescapable
Read
+Library
Complicated

Complicated

Kata orang, tidak ada kata terlambat Namun pada faktanya penyesalan selalu datang terlambat. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jantung yang memompa darah Yoga tak hentinya berdetak dengan cepat seolah-olah baru saja berhenti lomba lari maraton. Kecepatan detak jantung Yoga meningkat sejak kakinya menginjak kota Nukata District, Prefektur Aich, Jepang.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as inescapable
Read
+Library
Complicated

Complicated

Melainkan, banyak. “Lepas! Le—emmpphh!” Avina berusaha berteriak lagi, tetapi napasnya tercekat karena bekapanya amat kuat. Bahkan, tubuhnya terus ditarik paksa. Berusaha untuk tetap menjaga kesadaran, merasakan sakit di bagian tengkuk—ada yang memukul keras. “Pergi! Lepas!”
106.6K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as inescapable
Read
+Library
Complicated

Complicated

★☆★ "Kamu terlalu sibuk mendamba matahari, sampai tidak menyadari bahwa kamu adalah langit untuk orang lain." "Astaga Harsa Rama Gasendra! Lo kemana aja sih dari semalem gue teleponin gak diangkat. Cewek lo tuh nyusulin gue, ngadu katanya lo ninggalin dia. Gila lo yah kalo si Tara kenapa-kenapa gimana?" pagi-pagi sekali Farazz sudah sibuk dengan ponsel di telinganya, mundar-mandir dia di depan tenda hanya untuk menelepon Harsa. Satu hal yang Farazz tidak mengerti, alasan kenapa lelaki itu pergi tanpa pamit dari perkemahan ini, apa urusannya jauh lebih penting daripada tanggung jawab Harsa di sekolah?
2.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as inescapable
Read
+Library
TERPAKSA

TERPAKSA

“Maafkan saya” Aku hanya bisa terdiam.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as inescapable
Read
+Library
RETAK

RETAK

Sudah beristri masih saja berharap bisa berbalikan dengan dirinya. Vitaloka menyumpahi Sebastian dengan kata-kata kurang ajar. Sudah terlalu kesal pada laki-laki itu, yang tidak memiliki rasa tanggung jawab sama sekali. Dia jadi heran, mengapa Nesya mau dan terpengaruh dengan godaan Sebastian. Ah, nafsu tidak bisa dihindari, selalu saka kebablasan. "Mbak Vita, kenapa? Kok, bengong?"
103.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as inescapable
Read
+Library
KESEPIAN ABADI

KESEPIAN ABADI

“Apa yang tadi loe bilang, sayang ?” Tarikan tangannya di rambutku terasa semakin kencang, aku sama sekali tidak bisa memberontak, aku…aku hanya bisa berteriak meminta tolong. Dengan suaraku yang sangat parau, apakah akan ada seseorang yang menolongku, apakah ada, atau mungkinkah Nevan mau memaafkan aku, dan mau menolongku kali ini. Bersambung
104.7K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as inescapable
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status