Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

Sungguh pertanyaan yang tidak berguna tapi yasudahlah Gavin memasukan ponselnya kedalam saku dan beralih menatap Cia "engak lagi nungguin nyamuk" katanya sembari neik keatas motor dan memberikan helm ke Cia "Sorry hari ini gue pulang bareng teman-teman" kata Cia sambil menggaruk kepalanya Gavin mendengus "buat apa dia nungu lama-lama disini kalau Cia ga pulang bareng dia"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai inocente
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

“Dit.. ini alasan kenapa gue gak pernah mau ikut acara nongkrong UKM, lu taukan temen lu ini bukan orang yang disegani, orang yang terus digunjing mah iya” “Gue gak tau” “Lu gak akan pernah tau emang rasanya jadi gue” “Anjir bukan itu maksud gue woy! Gue gak tau kalo Bang Rio ikut dateng juga nyet” “Ini terkahir gue ikut acara kek gini” “Iye jamban udah yok balik diarang udah pada balik juga kok”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai inocente
Baca
+Pustaka
Hoffen

Hoffen

ucapnya yang membuat Trisha bingung dengan arti uluran tangan itu. Trisha menoleh ke Vanda seakan bertanya maksud wanita itu, sedangkan Vanda hanya menjawab dengan satu anggukan dan menyuruhnya untuk membalas uluran tangan itu. Trisha menggigit bibir bawahnya dengan membalas uluran tangan itu dengan ragu. “Saya Zhui Consina, kamu bisa panggil saya Kak Ina atau Kak Zhui, bebas. Mulai hari ini kamu resmi menjadi asisten Severino,” jelas Zhui yang membuat Trisha menatapnya dengan tatapan tidak percaya.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai inocente
Baca
+Pustaka
PENYESALAN

PENYESALAN

"Ini pak." Seorang suster memberikanku amplop berwarna putih dengan logo rumah sakit ini. Jantungku berdentam-dentam tak karuan. Aku membaca hasil itu, dan tak pernah membayangkan hasilnya akan seperti ini. Tidak Cocok. Ya, surat itu menyatakan kalau DNA'ku tidak cocok dengan Cinta.
9.7228.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai inocente
Baca
+Pustaka
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Sweet Revenge Part 2 Terdengar bunyi suara pintu terbuka, sepasang kaki dengan anggun melangkah menelusuri ruangan. Kaki putih mungil dihiasai dengan sepatu bermerek membuat sang pemilik kaki melangkah dengan elegant. Celana bahan warna hitam senada dengan baju kemeja bewarna putih, rambut tergerai dengan indah membuat semua terpandang kearahnya. Kulit putih bersih, dengan wajah cantik yang dimilikinya tak sedikit para lelaki menaruh hati kepadanya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai inocente
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

Revenge Bab 2 Goodnovel **** -Alex- "Selamat menikmati malam pertamamu, Alex," ucap Dirga sambil membalikkan tubuhnya, lalu, tangannya memutar daun pintu yang ada di depannya. Brakk .... Suara pintu yang di tutup dengan keras, membuat Gendis semakin merasa ngeri. Kembali, pria yang dipanggil Alex oleh Dirga menatap tajam wajahnya.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai inocente
Baca
+Pustaka
Sweet Revenge

Sweet Revenge

kata Tommy. Andreas menggertakkam giginya menahan murka. "Siapa yang membayar mereka?" desis Andreas dengan murka. "Eddie Morgan, orang yang pernah menusukmu yang baru saja bebas dengan jaminan."
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai inocente
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status