Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kontrak Tuan Sultan

Istri Kontrak Tuan Sultan

“Aku datang untuk melihat sendiri apa yang sebenarnya ingin anda sampaikan.” Rivando menatapnya beberapa saat, lalu ikut memandang lukisan abstrak itu. “Lukisan ini disebut Api yang Terkekang. Katanya, seniman membuatnya ketika berada di puncak kemarahan, tapi dipaksa diam.” Queen menyipitkan mata, mengikuti garis-garis liar di atas kanvas. “Kemarahan yang ditahan biasanya jauh lebih berbahaya daripada yang meledak.”
821 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai insane arti
Baca
+Pustaka
Ranjang yang Bukan Milikku

Ranjang yang Bukan Milikku

Ia berdiri di depan salah satu lukisan, sebuah karya abstrak yang memadukan warna gelap dan terang, seolah menggambarkan perjuangan melawan bayang-bayang masa lalu. “Seni adalah cara mereka berbicara tanpa harus menggunakan kata-kata,” ujar Alea dengan nada lembut kepada seorang wanita yang tampak terinspirasi. “Proses ini memberi mereka ruang untuk merasakan dan menyembuhkan, tanpa merasa dihakimi.” Wanita itu mengangguk, matanya berkaca-kaca. “Ini luar biasa. Saya bisa merasakan emosinya hanya dengan melihat warna-warna ini.”
98.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai insane arti
Baca
+Pustaka
Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Bad Guy (Bahasa Indonesia)

Kenapa bicara dengannya membuat kepala Zeeya pening. "Itu artinya kau egois. Kau bahkan tidak mengerti definisi menyukai seseorang itu apa." "Perasaanku tidak perlu didefinisikan, selagi aku masih ingin bersamamu maka itu artinya kau harus bersamaku." "Aku bukan bonekau tuan Spancer, sadarkah kau akan hal itu?" "Aku tahu, kau manusia mana bisa jadi bonekaku. Lagi pula, aku tidak suka main boneka."
9.829.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 803 kali sebagai insane arti
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

yang hilang) untuk menciptakan "Penangkal Ketidakpastian" Bukan untuk menghilangkan ketidakpastian, tetapi untuk memperkuat nilai ketidakpastian itu sendiri. Mereka mengadakan lokakarya, pameran, dan diskusi yang merayakan "Kegagalan yang Indah", "Pertanyaan yang Belum Terjawab", dan "Keindahan dari Proses yang Belum Selesai". Mereka menciptakan seni yang sengaja ambigu, musik dengan resolusi yang ditunda, dan teka-teki logika yang memiliki banyak jawaban yang sama-sama valid.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai insane arti
Baca
+Pustaka
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Prakoso, seorang pria dengan rambut licin dan senyum licik, menunjukkan koleksinya dengan bangga. "Ini adalah investasi terbaik saya, Bima," kata Prakoso, menunjuk sebuah lukisan Renaisans palsu yang dipajang di dinding. "Seni adalah bahasa universal yang hanya dipahami oleh segelintir orang terpilih, seperti kita."
10870 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai insane arti
Baca
+Pustaka
Everything Happens For A Reason

Everything Happens For A Reason

Sampai saat ini pun, perasaan Janice masih belum bisa ku terka. "Jadi yang ini apa artinya?" tanya Andrew sambil menunjuk ke arah lukisan tadi. "Ini lebih ke aliran surrealism. Aliran ini lebih ke imajinasi, lebih tepatnya seperti objek nyata yang dalam keadaan tidak mungkin ada di dunia nyata," ungkap Janice dengan percaya diri. "Oh, begitu ya. Kukira selama ini kau bodoh, hanya tau memotong bawang bombay saja."
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai insane arti
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

"Aku menyebutnya 'The Unseen Gallery'. Tempat di mana ide-ide yang dianggap 'salah' atau 'jelek' oleh orang-orang di dunia nyata dibuang. Kapal krayonku adalah satu-satunya yang berhasil kabur sebelum dihapus." Lia, yang kini mampu membaca pikiran semesta tanpa perlu membuka buku, merasakan getaran hebat dari teropong itu. "Nara, ini adalah anomali yang berbahaya. Jika ada galeri untuk ide yang dibuang, berarti ada penjaga yang merasa dunia nyata telah menghina ciptaannya. Ini bukan lagi soal pembusukan naratif biasa, ini soal 'The Creative Rebellion'."
714 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai insane arti
Baca
+Pustaka
Black Finger (Indonesia)

Black Finger (Indonesia)

katanya lagi. <> “Apa kamu ingat lukisan yang pernah kubuat tentang ‘Pintu Rahasia’?” “Ya. Jujur aku tidak terlalu tertarik dengan seni rupa semacam itu,” Rin asyik memperhatikan sekelilingnya saat itu dan sepertinya ia tak sadar dengan yang ia ucapkan. Pikiran spontan dari seorang yang memilih tidak peduli terhadap sikap paranoid yang sejak tadi ditunjukkan sahabatnya, Isabel.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai insane arti
Baca
+Pustaka
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

tanya Binar dengan sedikit berbeda di kata aneh dan tidak waras. “Bukan begitu. Imajinasi loh itu liar banget. Liat saja sekarang, semua lukisan ini itu Cuma ekspetasi orang saja, tapi loh membuatnya seakan menjadi nyata. Imajinasi loh telah membawa diri loh ke alamnya, alam yang hanya bisa loh rasain, bukan orang lain. Orang lain bisa rasa saat mereka bisa masuk ke karya loh, tetapi masuk ke dunia loh itu mustahil.” Tutur Aras santai.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai insane arti
Baca
+Pustaka
Cinta Perlahan Sang Pengacara

Cinta Perlahan Sang Pengacara

“Artinya apa itu?” “Entah, menurut kamu apa?” “Kesepian?” Pram mengerutkan hidung dengan menggemaskan sambil berpura-pura berpikir. “Boleh juga, tafsir bebas.” “Kamu sendiri taruhnya di paling pojok pasti punya makna mendalam. Kalau ini.” Shea melirik ke kiri. Ke sebuah lukisan yang ukurannya lebih kecil, dengan dominasi warna merah bata dan hitam. Goresannya lebih rapi, simetris, dan kelihatan seperti pola berulang, semacam labirin modern. Lukisan yang pertama langsung menarik perhatian Shea. “Aku lihatnya kayak wallpaper rumah sakit jiwa.” Dia menyeletuk sambil mendekat.
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai insane arti
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Lestia
sebenarnya walaupun Author bikin cerita chef galak itu mantan pacarku dengan pov chef Gun tetap aku baca Thor. Dulu berharap ada pov dari Gun waktu beberapa bab tapi keburu tamat. sampai sekarang masih kebayang-bayang chef Gun sama Paramitha
Icank Hanafi
slalu bagus tiap bikin cerita alurnya simpel ga bertele2 ga diulang2, tiap bab slalu ada kejutan klo bs kasih bintang 100 gw kasih deh thor yg blom baca wajib baca, nyesel ga baca.. next baca kisah hiro n naga
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status