Choice
“Nanti Om Ray traktir gorengan.”
“Pelit, gorengan doang.”
Ray tertawa geli. Dia kecup gemas pipi kiri Intan. “Sayangku, cintaku, honey bunnyku,”
“Ray, nanti pipiku habis.”
Ray mengecup sekali lagi pipi kiri Intan lalu pamit pergi. Intan mengajak Reihan untuk duduk di balkon, namun Reihan menolak.
“Anginnya gede banget. Nggak bagus buat kamu sama dede bayi.”
Hot Chapters