Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Pengganti Untuk Jenderal Li

Istri Pengganti Untuk Jenderal Li

ucap penjual gula-gula yang sudah tua. “Benar, terima kasih, gula-gulanya sangat enak.” Muyin berusaha menyenangkan hati orang tua itu dan membuat Fenglan tersenyum geli. “Kami baru menikah,” potong Fenglan. “Baik, kalau begitu sebagai lambang kesetiaan, ini permen gula berbentuk bunga plum. Pas sekali untuk pengantin baru.” Penjual itu memberikannya secara gratis. Dengan terpaksa Muyin menerimanya.
108.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 251 Beses bilang gula intan
Read
+Library
Madu Pilihan Mertua

Madu Pilihan Mertua

Tangannya sibuk mengaduk adonan kue, gerakannya pelan, hati-hati, seolah sedang menenun sesuatu yang berharga. Hari ini adalah hari ulang tahun Revan. Tanggal yang dulu selalu Maira rayakan dengan cinta, tawa, dan doa. Tapi tahun ini, ada luka besar yang bersembunyi di balik senyum tulus Maira. Di meja dapur, Maira sudah menyiapkan semua bahan. Tepung, telur, gula, coklat leleh, semuanya tersusun rapi. Ia bahkan menempelkan catatan kecil di dinding. Isi catatan itu adalah, “Kue coklat spesial untuk orang yang pernah aku cintai sepenuh hati.”
940 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang gula intan
Read
+Library
Gulai Ari-Ari Untuk Anakku

Gulai Ari-Ari Untuk Anakku

jawab Atika. "Wah beneran enak sekali, kayak kenyal-kenyal gitu tapi lumayan lembut," ujar Nilam lagi. Ia begitu semangat menikmati hidangan itu. Atika hanya tersenyum, saat Nilam berkata bahwa gulai itu benaran enak. "Eh maaf ya, Aku nggak bisa nih kasih kalian daging, soalnya aku cuma kebagian dikit belom lagi ngasih mertuaku," Ucap Nilam.
106.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 255 Beses bilang gula intan
Read
+Library
MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

MAAF, ANAK IBU CUMA GURU SD!

Pelaminan yang indah sudah terpasang apik di bawah tenda. “Oalah, Jingga? Kenapa kamu, Nak?” Bu Intan menatap panik pada perempuan dengan gamis berwarna rose gold yang didorong Papa Banyu di kursi roda. “Duh jadi malu. Ini gak kenapa-kenapa sebetulnya. Suamis aja maksa. Soalnya minggu lalu baru habis secar, Tante.” Jingga menggeleng pelan. Namun justru Bu Intan terlihat takjub dan kagum.
10116.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.7K Beses bilang gula intan
Read
+Library
Terjebak Pesona Papi Gula

Terjebak Pesona Papi Gula

Dia menatap wajah kedua orang itu bolak-balik. “Rasa apa?” Smith membuka kantongnya, mengeluarkan beberapa kotak yang sepertinya isinya sudah agak cair. “Dutch chocholate, rocky road, dan chocolate covered cherry.” Ada jeda. “Beri aku yang ducth chocholate.”
89.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 309 Beses bilang gula intan
Read
+Library
CINTA yang TERSAKITI

CINTA yang TERSAKITI

Natasya menelan ludah dengan sukar tenggorokannya terasa kering. Diambilnya gelas berisi air yang langsung ia minum. Setelahnya ia letakkan kembali gelas itu di atas meja. “Saya tidak ingin bertengkar di meja makan dan saya bekerja untuk Nona Tiara anak dari pemilik rumah ini. Yang kehadirannya belum diketahui oleh anak asuh saya.” Natasya melihat ke arah Tiara yang balas menatapnya.
2.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 73 Beses bilang gula intan
Read
+Library
Pembalasan Istri Yang Teraniaya

Pembalasan Istri Yang Teraniaya

Menggunakan mobil dan barang-barang mahal membuat Kakek Ardidiningrat merasa senang, apalagi saat ini Intan sedang membutuhkan seorang teman. "Assalamualaikum," "Waalaikumsalam," "Perkenalkan, saya Glenn temannya, Intan. Apakah Intannya ada?" Mendengar penuturan dari lelaki yang kelihatannya anak baik-baik membuat Kakek Ardidiningrat mengizinkannya untuk bertemu Intan. Pria muda itu memakai kemeja berwarna abu-abu lengan panjang, menggunakan jam tangan yang terkenal. Siapapun yang melihatnya merasakan aura orang konglomerat.
106.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 247 Beses bilang gula intan
Read
+Library
Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Titik air hujan seperti beribu sungai kecil turun dari teritisan genting. "Daging kalong ini sangat bagus buat orang sakit mengi,"jawab Gesang Suci tersenyum lebar. "Jadi berikan dua ekor hewan itu ke nenek biar dimasak buat obat suaminya." Mahesa Barak mengerutkan kening. Mulutnya benar-benar cemberut. Dengan mata sayu sesaat dipandangnya wajah Gesang Suci. Gerutunya, "Jadi aku harus kembali untuk mencari hewan itu lagi?"
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 50 Beses bilang gula intan
Read
+Library
STATUS GALAU SUAMIKU

STATUS GALAU SUAMIKU

Teh Iis mendorong pelan punggungku. "Eh, tunggu dulu!" Wanita bernama Intan itu justru menghalangi jalanku. "Ehm ... anu ... Dokter Widinya lagi ada tamu. Teteh tunggu di sini aja dulu." "Tamu?" Mataku mengerjap pelan. 🍁🍁🍁
1027.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang gula intan
Read
+Library
CINTA SEORANG JANDA

CINTA SEORANG JANDA

Ratih pov *** "Tadi itu siapa, Tih? Ganteng pisan. Kenalin napa," ucap Mbak Nadia. Aku mendengus mendengarnya. "Gak tau. Orang Ratih baru aja kenal, gak sengaja." "Kok bisa? dia nggak ngasih nomer w.a atau apa... Gitu?"
4.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 174 Beses bilang gula intan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status