Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
UNACCEPTED

UNACCEPTED

sahut Miko. “Gak mau. Maunya sama Regar,” Regar memalingkan wajahnya malas, “murahan,” jawab Regar spontan dengan nada meremehkan. Cowok itu sedang menahan amarahnya saat ini. Ia berusaha untuk tidak membentak Nessa walaupun ia tahu kata – katanya barusan sangat tajam. Mata Nessa membulat. Ia terkejut mendengar respon Regar. Nessa tidak menyangka Regar akan berkata sekasar itu padanya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai intolerable
Baca
+Pustaka
TRAUMA

TRAUMA

"Apa maksudmu?" Ethan semakin terlihat marah, terlihat jelas dari rahangnya mengeras, bersama satu desisan kesal. "Kau pikir kau siapa hah?!" habis sudah kesabaran Ethan, ia tidak tahan lagi. Wajah tolol Sara membuatnya semakin muak bukan main. Bentakan Ethan menggema di penjuru dapur, bahkan Sara sendiri sampai terkesiap. Tanpa sadar kedua tangannya mengepal erat, Ethan berteriak penuh kebencian.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai intolerable
Baca
+Pustaka
Bad Agreement

Bad Agreement

teriakku histeris Entah rasanya lega bisa mengutuk bajingan itu. Tidak peduli itu nanti bisa jadi kenyataan atau tidak. Yang penting aku bisa mengeluarkan rasa sesak dan amarahku ini, Ah... harusnya aku melakukan ini sejak pertama aku mendapati si brengsek itu berselingkuh, memakinya, atau kalau perlu menamparnya. Menyesal aku merasa sok kuat, awas saja jika bertemu si bastard itu, aku akan menamparnya, menendang bokongnya, atau kalau perlu membabat habis juniornya... Oh itu sangat kasar kurasa, aku sedikit ngilu membayangkannya, lagi pula aku tidak mungkin setega itu kan?
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai intolerable
Baca
+Pustaka
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

“Kenapa?” Prita mendengus kesal. “Kamu nggak ngerti apa?! Aku muak dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan cewek brengsek itu. Aku nggak sudi satu hotel dengannya. Mood-ku berantakan gara-gara dia. Pokoknya aku mau pulang!”
1037.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai intolerable
Baca
+Pustaka
Unforgettable

Unforgettable

pikir Anna. Kencan tersebut baru berjalan lima menit namun sudah menimbulkan banyak beban pikiran di benak Anna. Anna seketika berpikir keras agar bisa pergi dari tempat itu dan membuat Brandon kesal. “Ahhh tak habis pikir, tidak ada menu yang aku sukai di sini,” ujar Anna sambil memasang wajah cemberut dan kesal, ia berharap setelah ini Brandon akan kesal dengan tingkah lakunya dan langsung memutuskan untuk membatalkan perjodohan ini.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai intolerable
Baca
+Pustaka
Ikhlas

Ikhlas

Entah apa yang ingin dia katakan 📞"Maaf jika pertanyaan saya membuat kamu merasa tidak nyaman. Tolong jangan marah, saya tidak bermaksud membuat kamu tersinggung awan" ucapnya memohon 📞"Hm iya enggak apa-apa kok pak. bapak enggak salah mungkin saya yang salah terlalu sensitif maaf" sesalku
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai intolerable
Baca
+Pustaka
Kandungan yang Tak Diinginkan

Kandungan yang Tak Diinginkan

Dan akhirnya Keenan memutuskan bercerita dan juga meminta solusi kepada Amanda. Amanda terlihat terkejut mendengar cerita Keenan yang mengatakan bahwa Keenan ada masalah dengan kesuburannya, oleh karena itu Istrinya tak kunjung hamil, Keenan tidak menceritakan hal ini kepada Bella dan juga keluarganya karena menurutnya penyakit ini masih bisa di sembuhkan, tapi sayangnya dua tahun berobat, tidak ada hasil sama sekali, istrinya tak kunjung hamil, dan Keenan menyerah, dia juga tidak pernah membahas soal anak karena tau akar masalahnya berada di dirinya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai intolerable
Baca
+Pustaka
Ex Toxic

Ex Toxic

Saat memasuki kamar, ia menangis sejadi-jadinya. "Aku merasa sangat takut dan tertekan," gumam Viona sambil menangis. Sekujur tubuhnya terasa sakit karena telah beberapa kali terjatuh. Ia masih bisa merasakan tamparan Axel yang dengan teganya menampar dirinya, hari ini terasa begitu berat baginya. Ia merasa terpukul karena semua yang terjadi padanya. Ia merasa sangat lelah dan ingin segera berbaring dan tertidur. Namun, ia masih terlalu mabuk dan merasa sangat tidak nyaman.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai intolerable
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status