Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERJEBAK SKANDAL

TERJEBAK SKANDAL

"Aku emang kambing." Clara kaget bukan main. "Apa?" Jujur, Clara tidak mengerti apa maksud Revan berbicara begitu. "Iya, aku pantas disebut kambing. Aku udah ngecewain kamu dan bikin kamu salah paham." "What?!" Clara jadi merasa seperti orang bodoh yang tidak tahu apa-apa.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as terrible
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

Raut wajah takut dan berkaca-kaca itu semakin mengusik perasaan tidak tenangnya. "Para dewa dan dewi bahkan menolak kita. Bukankah ini pertanda buruk?" suara wanita itu kembali terdengar. Masih dengan raut gelisahnya. "Kita sebagai kaum yang selalu dianggap anak kesayangan dewa-dewi tidak bisa berkomunikasi dengan mereka. Kiamat telah datang, Sky. Kita dalam kehancuran," lanjutnya dengan terisak. Rasa takutnya yang terlalu dalam membuatnya tidak bisa berpikir tenang.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as terrible
Read
+Library
Teror Ghaib

Teror Ghaib

kata Tony. “Tapi kalopun ngarang kok skenarionya perfect banget sih?” kata Emma, “ah, udahlah kamu jangan suudzon.” Tony mengangkat bahu. “Bukan niat suudzon sih,” katanya, “salah sendiri keseringan ngelakuin hal negatif. Sama kayak orang yang keseringan bohong, sekalinya dia jujur nggak akan ada yang percaya.”
3.7K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as terrible
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Ponsel jeleknya pasti akan mati Dingin mulai merayap ketika tetesan air hujan menembus bajunya. Jarak yang terlalu biasa ia tempuh kini terasa semakin jauh bahkan ketika Safa telah mempercepat langkahnya. GREPP Seseorang bertubuh besar menyergap tubuhnya dari arah belakang. Safa syok, ia merasakan tubuhnya tak bisa digerakkan. Hendak berteriak namun mulutnya dibekap dengan tangan. Seluruh fungsi anggota tubuhnya juga terkunci karena dekapan yang menyesakkan itu.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as terrible
Read
+Library
Hati yang lemah

Hati yang lemah

Sekarang yang Fera lakukan adalah merapat keujung kasur dan menjauhi Levi dengan teratur dengan wajah pucat pasi. "Tidak! tidak! siapa bilang gue cemburu! gue bahkan tidak mengenalnya kenapa gue harus cemburu? gue bahkan tidak mengetahui namanya dan dia itu hanya pelanggan gue di kedai dan kenapa pula gue harus repot-repot untuk cemburu! gue bahkan nggak tertarik dengan senyuman manisnya,cara dia memandang gue tadi malam dan segala sikapnya yang memang membuat sedikit terkesan dan pangling tapi gue nggak tertarik padanya walaupun gue ngerasa deg-deg-an tiap kali gue ngeliat dia, tapi tidak mungkin gue cemburu padanya, gue bahkan hanya mengenalnya tadi malam dan gue benar-benar tidak tertarik
2.9K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as terrible
Read
+Library
Mistake

Mistake

"lo kayaknya beneran kebanyakan nonton film deh the otak lo minum bener sumpah" "apaan sih lo yang minus . otak lo kan mesum". "lah wajar dong gue mesum gue laki , lo mau punya laki gak normal gak bisa. merawanin lo". "adeiell duh ucapan lo apaan sih ngeri tau gak di telinga gue". dengua thea . "salah lo sendiri ngapain lo ngatain gue minus ". "lo juga ngatain gue ".
8.712.1K viewsCompletedAdded to Library 253 Times as terrible
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

Tania mengangguk lalu ikut mengambil makan. "Tapi nggak sampe keterlaluan kan, Na?" jiwa kekhawatiran Tania mulai keluar. Anak itu hanya tersenyum kecil, sedangkan kepalanya menggeleng. "Maaf Mah, kali ini aku bohong. Kadang keusilan mereka buat Diana sedih tiap malem-malem dengerin lagu. Tapi Diana yakin, mereka yang sering ngejek atau usil sama Diana aslinya anak yang baik. Pergaulannya aja yang salah. Sekali lagi Diana minta maaf udah bohong..."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as terrible
Read
+Library
Tertipu Masa Lalu

Tertipu Masa Lalu

Ia terlanjur marah karena kelakuan Lucy yang tidak bisa dilolerir olehnya. Sosok misterius yang ia gambarkan sebagai monster adalah seseorang bertubuh besar dengan otot-otot yang tegang dengan pahatan keras di seluruh lekuk tubuhnya. Selain itu, memiliki ekor seperti kadal, meski rupanya masih manusia normal. Sosok ini begitu menakutkan, dan tidak bisa ditaklukkan kecuali oleh sosok suci yang di gadang-gadang memiliki kepribadian yang mirip dengan si monster.
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 368 Times as terrible
Read
+Library
What A Bad Thing

What A Bad Thing

jawab Gauri dengan semangat. "Ya tentu saja dia senang, karena jika ada aku dia pasti tidak bekerja. Huh, kalian berdua sama saja," gerutu Azura membuat Gauri terkekeh. "Hei jangan marah, kau tahu bukan. Kami berdua bukan tidak mau bekerja. Kami berdua tidak tahu," ungkap Gauri jujur. Azura menghela napas, "ini adalah pertemanan toxic," ucapnya lelah.
9.94.3K viewsCompletedAdded to Library 161 Times as terrible
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status