Kakak Iparku Mencintaiku
"Hmm... uhm... yeah, memang sebenarnya, aku dan dia, well, ehem... "
Lillian refleks memiringkan kepalanya, tidak mengerti apa yang ingin dikatakan oleh sahabatnya. Amara terlihat malu - malu. Dia menatap kuku - kukunya sendiri yang terawat dan indah dengan nail art kekinian.
"Ada apa?" Suara lembut Lillian terdengar mendesak, seakan menagih sebuah penjelasan dari Amara.
"Yah." Amara menghembuskan napasnya, bahunya terkulai saat dia berujar, "Aku sudah menerima lamaran Rich. Hari pernikahannya akan dibicarakan bersama orang tua kami."
Hot Chapters