SENTUHAN YANG SALAH
Pria di depannya bukanlah seseorang yang didorong oleh rasa cinta, kasih sayang, atau kelembutan pria ini adalah Aditama Saputra, seorang penguasa korporat yang tahu benar cara memanfaatkan kelemahan terdalam manusia untuk kepuasannya sendiri.
Anya tidak menjawab. Dengan sisa tenaga yang ada, ia mendudukkan diri di tepi kasur yang empuk, menggunakan handuk tersebut untuk membersihkan sisa-sisa cairan dan keringat yang menempel di kulit perut dan pahanya. Setiap sentuhan kain pada kulitnya mengingatkan kembali akan intensitas gesekan panas yang ia rasakan beberapa menit lalu, memicu rasa perih yang samar di hatinya. Harga dirinya terasa runtuh sepenuhnya, berserakan di atas lantai bersama den