Jadi Budak Kakak Ipar
“Aku mau ia menyesal dan menyadari atas apa yang sudah ia lakukan padaku, juga janin yang ada di dalam perutku.”
Gina menarik napas lega. “Berarti kamu sedang lari? Kamu tidak hanya menyelamatkan dirimu,” katanya sembari memandang Felisha yang terus saja mengusap perutnya yang masih rata.
Felisha memejamkan mata, dan sebuah kalimat kecil tapi begitu dalam keluar dari bibirnya.
“Andai dia tahu … betapa aku ingin dia mengerti, bahwa tidak semua kata-katanya benar. Juga tidak semua keinginan atau kemauannya harus selalu orang turuti.”