Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua
Di luar, suara jangkrik mulai terdengar, mengiringi percakapan yang terasa seperti perjalanan pulang ke rumah yang lama.
Ibunya berkata lembut, “Sekar, ingat ya… sejauh apa pun kamu pergi, rumah ini nggak pernah menutup pintu. Kamu boleh jadi istri, jadi ibu, tapi di mata Ibu dan Bapak, kamu tetap anak kecil kami yang dulu suka minta digendong waktu hujan turun.”
Sekar menunduk, suaranya bergetar. “Terima kasih, Bu… terima kasih, Pak. Kalau bukan karena doa kalian, mungkin saya nggak sekuat ini.”