Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Asmara di Kehidupan 303

Asmara di Kehidupan 303

kilah Mbayang beralasan mencatut nama Cakraraya yang sedang tidak ada di padepokan. “Hmm, sedikit aneh memang, tapi memang manjur,” jawab Gendis lega, dia tak harus menerima uluran tangan Permana. Di tempat lain, Permana geram bukan kepalang. Rencananya yang sudah matang dan hampir berhasil buyar seketika. Dia pun melampiaskan amarahnya pada Jalasanda. “Kau yakin sudah memperbanyak takaran racun pelemas tenaga!” sungut Permana mempertanyakan kerja Jalasanda.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai jahit perca
Baca
+Pustaka
Pengacara Cantik Pencuri Hatiku

Pengacara Cantik Pencuri Hatiku

Noh jadi curiga mulu sama gue (个_个) Udah dong jangan mulai jadi kompor ( Stiker menangis kencang ) ] [ // Kodok Milik Jihan ( Stiker ngakak guling-guling ) Kusuka caramu, Sayangku, Cintaku :* @Jihan Milik Kodok ] [ // Kampret Diem lo, @Kodok Milik Jihan! Baru tau gue seorang Raja Jagapati bisa seposesif ini. Tenang-tenang, pokoknya gada yang mau rebut Pengacara Cantik lo itu. Jangan lupa tarik napas @JRaja biar relax. Trus embuskan. ]
6.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai jahit perca
Baca
+Pustaka
SALAH DIDIKAN : TERJERAT LEMBAH KELAM

SALAH DIDIKAN : TERJERAT LEMBAH KELAM

Ilham mencoba menasihati sang gadis. "Hei, Ilham! Kamu jangan sok suci! Kamu juga mencuri perhiasan ibumu, hanya untuk dapat bermain panas denganku! Benar kan?" "Deg!" Ucapan Jihan itu, mampu membungkam mulut Ilham untuk melanjutkan perkataannya lagi.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai jahit perca
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

Keringat membasahi wajahnya. "Bagaimana?" tanya Citrangada. "Aku hebat kan?" "Kau perempuan terhebat yang pernah kukenal." Arjuna tersenyum kecut. "Si Janggut Kapas berilmu sangat tinggi, dan jadi musuh pertama yang berhasil ditumbangkan, jangan juga berlebihan merayakannya." "Aku khilaf." Khilaf adalah alasan klasik, di mana seseorang tidak mempunyai pembelaan yang cukup untuk kesalahan yang dilakukan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai jahit perca
Baca
+Pustaka
MENANTU SETENGAH DEWA

MENANTU SETENGAH DEWA

ujar Hakya kemudian kepada kedua orang itu yang tampaknya sangat senang karena sudah berhasil memecahkan tugas yang menjadi tanggung jawab mereka. Brrruuk! Dan belum juga kering mulut Hakya meminta keduanya untuk berhati-hati, keduanya malah sudah terjatuh dan menimpa Jirat. “Astaga, dua orang ini. Untungnya mereka baru saja menyelesaikan tugas. Kalau tidak aku bisa menghukum mereka!” ujar Jirat yang kesal sembari mendorong kedua tubuh yang kurus itu.
9.888.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai jahit perca
Baca
+Pustaka
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

kata Pak Johan lagi. "Begini, Pak, kemarin saat hujan deras aku pulang dari kampus naik motor, motornya mogok kena banjir, aku singgah di emperan toko, terus seorang pria menawarkan bantuan memperbaiki motorku yang tidak mau hidup, ternyata setelah hidup dia larikan motorku. Karena hujan itu tasku kuletak di bawah jok motor, di tas itu ada HP dan dompet serta uang semua hartaku cuma ada di situ," aku menjelaskan panjang lebar. "Waduh, masalah berat kayak gini kok nggak cerita?"
1079.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai jahit perca
Baca
+Pustaka
METAMORFOSA

METAMORFOSA

Permata : Typo anying. Andita S : Hayo Vita tanggung jawab bikin anak orang ngambek. V. Permata : Jangan kompir lo. V. Permata : Eh anying, typo mulu dah. Andita S : Jempol lo kegedean🤣😋
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai jahit perca
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dengan statusnya, memang tidak pantas melawan seorang junior. Namun, Harit berbeda. Harit seharusnya lebih muda 10 tahun dari Hilal. Dia tidak akan dituduh menindas orang. "Hei! Kuberi kamu 2 kesempatan." Harit menjulurkan 2 jarinya dengan malas dan berkata, "Pertama, angkat kakimu dari sini. Kedua, aku akan melemparmu keluar."
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105.2K kali sebagai jahit perca
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan di
Harsya Effendi
cih penulis novel ini ga punya wawasan luas dan bodoh, setiap ada rintangan dan masalah yg di hadapi tokoh utama pasti masalahnya sama dan terus berulang ulang seperti ini, darimulai wendy, carlos, arnold sampai handy di bab 400san, sungguh membosankan, kenapa selalu di hadirkan tokoh tokoh yg sama
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status