Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIKEJAR CINTA MANTAN SUAMI

DIKEJAR CINTA MANTAN SUAMI

Sukma masih melanjutkan omelannya. “Ini lho Kar gamis warna peach cocok untuk kulit kamu tujuh ratus ribu harganya.” Sukma menunjukkan gamis warna peach dengan hiasan renda di bagian dada dan ujung lengan. Manis sekali baju ini. “Astagfirullah, mahal amat bu, nggak ada yang dua ratus apa yang seratus lima puluh gitu, kalau tujuh ratus tuh buat makan sebulan Deh Suk.”
7.336.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as percuma
Read
+Library
AFRAID

AFRAID

ucap Indra. ****** To be continue.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as percuma
Read
+Library
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

tanyanya berkomentar. “Beda dikit,” jawab Celine. “Bedanya di mana?” “Kalau kamu makan permen itu namanya diemut. Kalau dilumat lain lagi.” “Visual please!” pinta Giandra dengan muka memelas. “Ntar kamu googling aja,” jawab Celine. Giandra tertawa keras-keras di dalam hati menyaksikan Celine yang begitu serius menanggapinya. “Kalau obat ini misalnya diemut gimana?"
920.1K viewsCompletedAdded to Library 663 Times as percuma
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

Andai saja Cita bisa memiliki salah satunya, mungkin hidupnya sekarang tidak akan sampai seperti ini. ~~~~ “Pagi.” Cita membalas sapaan tegas, dari seorang wanita yang meneleponnya pagi itu. “Maaf, dengan siapa saya bicara?” “Saya Permaisuri Sagara, kuasa hukum yang ditunjuk pak Lex untuk menangani perceraian, Ibu,” ucapan Mai dilontarkan dengan tegas, dan sangat formal. “Benar saya bicara dengan Ibu Cita Lukito?”
9.838.4K viewsCompletedAdded to Library 844 Times as percuma
Read
+Library
Petaka Reuni

Petaka Reuni

Kali ini isak tangisnya jauh lebih kencang. "Aku mohon, Kak, tolong bantuin aku. Pinjam dulu uang Kak Bagas lima belas juta aja. Ayolah aku mohon! Cuma lima belas juta!" Kirana memohon. Akhirnya, Bagas mau juga menoleh ke arahnya. Akan tepat tatapan pria itu sangat menyeramkan kala melihat Kirana dengannya tatapan garang. "Kamu bilang utang lima belas juta itu cuma? Cuma lima belas juta? Gila kamu!"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as percuma
Read
+Library
PERCIK (Aku Mencintaimu, Bang!)

PERCIK (Aku Mencintaimu, Bang!)

Pria berkumis itu lalu pamit menuju pos jaga di dekat pagar rumah. Beberapa menit kemudian, muncullah Rubi dengan tatapan heran. "Bang, kenapa gak masuk? Sini masuk!" ajak wanita cantik yang mengenakan daster panjang dengan bergo merah muda di kepalanya. Wanita itu semakin cantik di mata Harun. "Saya gak enak main masuk rumah orang aja." Harun menjawab pertanyaan Rubi. "Aah, ngapain gak enak. 'Kan, sudah dipersilakan, 'kan, oleh Pak Mono? Ayo!" Rubi melangkah mendahului Harun ke dalam rumah.
103.4K viewsOn holdAdded to Library 123 Times as percuma
Read
+Library
KURAMPAS MAHAR LIMA MILYAR

KURAMPAS MAHAR LIMA MILYAR

Dasar matre. Bugg. Memukul sofa dengan sangat kesal. “Sayang, kata manager aku, hampir delapan puluh lima persen kontrak kerja yang sudah kutandatangani dibatalkan. Bagaimana ini. Semua gara-gara perepmpuan menjijikkan itu!” teriakan Clarista membuat kupingku panas. Aku menutup telinga. Tak ingin mendengar ocehannya lagi. Aku juga pusing dengan masalahku sendiri.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as percuma
Read
+Library
Putrimu Membalaskan Dendamku

Putrimu Membalaskan Dendamku

"Membayar mahal? Mana buktinya? Lastri hanya memberikan, tidak lebih dari sepertiga hasil penjualan. Apa itu yang kau maksud dengan membayar mahal?" Emosinya memuncak begitu membuka amplop yang diberikan oleh Lastri. Bagaimana mungkin istrinya menyunat uang penjualan itu dan hanya menyisakan sedikit untuk ibunya? "Ii ... masalah itu," Diki tergagap, menyadari kenyataan bahwa istrinya telah berbuat curang. "Jangan ngobrol disitu! Gimana alat ini mau kerja?" gerutu operator alat berat dari kursi tempatnya duduk.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as percuma
Read
+Library
Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas

Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas

seru Lucy dengan percaya diri. "Berharga apanya? Giok jenis hijau tua adalah barang kelas bawah. Giok burma dengan kualitas lebih baik mungkin bisa dijual puluhan juta. Kualitas batu ini terlalu buruk, jenis giok burma juga bukan. Jual dengan harga jutaan pun nggak ada yang mau beli!" Semua orang yang menonton mengejek dan menatap Lucy seperti sedang melihat orang bodoh. Lucy yang telah ditertawakan oleh orang banyak wajahnya menjadi sangat merah.
8.84.7M viewsCompletedAdded to Library 140.4K Times as percuma
Show Reviews (1547)
Read
+Library
Alex NickName
update nya terlalu dikit min, nanggung banget... kalau bisa langsung banyak, toh yg untung juga pembuat juga semisal update nya banyak... bagaimana pun yang suka cerita ini sangat banyak min, dan banyak yang antusias dengan kelanjutan nyaaa... jadi sedikit saran kalau update jangan lama² min hehe ...
Arif Sofian
klo diliat dari beberapa novel yg hampir mirip dg alur cerita yg begini(cuma beda karakter&tempat)ceritanya tuh masih panjang bgt, sampe dimana si MC bkal jdi kultivasi terkuat&smuanya jd pengikutnya. cuma karna udh lama ga baca novel yg alurnya bgini, apa lg ini ceritanya menarik, jd pngn baca lg...
Read All Reviews
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status