Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jalan Menuju Jodohku

Jalan Menuju Jodohku

Tapi, Ipul selalu mengusahakan bertemu Amel dan mengajak Amel jalan-jalan. Sore itu, Ipul mengajak Amel ke sebuah danau yang sedang viral. Ipul menjemput Amel di rumahnya dan mereka pergi mengendarai sepeda motor. Sampai di sana Amel terlihat senang, danaunya sangat indah, suasanya juga terlihat sejuk dan nyaman. Mereka menikmati danau itu dengan duduk di bawah pohon. "Aku ke toilet dulu ya, Kak," jelas Amel kepada Ipul.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

Vanya mengangguk, dia kembali naik motor untuk mengikuti Anthony kemana saja. Anthony mengganti rute kencan mereka menuju gang kecil masuk jalan perumahan kota yang padat. Jalan itu tembus ke tempat wisata yang menyajikan pemandangan alam yang asri dengan aliran sungai yang masih terdapat batu berukuran besar. “Wahh!!! Indah sekali!!! Ini dimana? Aku baru tahu ada tempat sebagus ini!!” seru Vanya sambil menghirup napas dalam-dalam.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Sungguh perangkap maut yang memperdaya setiap musuh yang datang. Di seberang ceruk tebing terdapat telaga yang menjadi tempat pelimpahan air yang jatuh berbuih-buih dari ketinggian, suaranya bergemuruh. Ada sungai kecil mengalir melalui terowongan di bawah tebing, sebagai saluran pembuangan air telaga yang meluap. "Istana Curug Satu ternyata halusinasi tingkat tinggi," kata Cakra. "Lalu di mana istana yang sesungguhnya berada?"
9.947.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai jalan menuju curug malela
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Berjalan kembali untuk bertolak ke istana kediaman utama daripada menuju ke kediaman para putri, Indra Jaya dengan Tumang yang masih setia mengikutinya di belakang, berceletuk dengan nada yang ringan. “Kita tidak boleh membiarkan usaha ini kembali hancur dengan sia-sia.” Di tengah-tengah jalan koridor yang hawanya terasa dingin juga berpenampilan sedikit lebih ngeri akibat ada cahaya bulan yang menembus kaca-kaca jendela, … Indra Jaya yang sedari tadi membuat mimik muka kaku dan monoton seperti di masa kecilnya saja, mendadak menyimpulkan seringai lebar.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
JERITAN MALAM PENGANTIN

JERITAN MALAM PENGANTIN

ARWAH PENASARAN MBAK ASIH part 16 Melly mengambil alih menggendong Denia dalam gendongan Intan. Suara lolongan anjing terdengar memekakkan telinga. "Ayo pergi. Ada hal yang nggak beres akan terjadi lagi!" titah Melly. Intan dan Thasya menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Mereka gegas berjalan meninggalkan daerah hutan.
1065.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Koloni Betaverse

Koloni Betaverse

Kata Babah, mereka bergerak secara semi terkendali mengikuti sebuah sistem, sedangkan mobil beroda tidak dapat menggunakannya. Dari peta terlihat rute jalan umum ke Pemalang berada dekat laut di utara Pulau Jawa. Bahkan, di beberapa lokasi jalan mereka berdampingan dengan pantai. Terbayang olehnya dia akan dapat melihat laut dari jendela. Dengan penuh gairah, Ningsih terus menelusuri rute di peta itu dari barat ke timur, membaca nama-nama kota, dan menandai lokasi yang menarik perhatiannya, hingga tanpa terasa mata lelahnya terpejam.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Sebelum ini, ia bahkan dua kali nambah karena menu favoritnya. Setelah itu ia melangkah keluar. Terdengar suara deru mesin motor trail-nya. Motor yang ia beli bukan tanpa alasan. "Motor ini sangat berguna untuk menjangkau daerah terisolir di pemukiman suku Dayak Meratus yang ada di atas sana ketika terjadi bencana alam," ujar lelaki itu. Telunjuknya mengarah ke arah gunung meratus.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menemukanmu

Perjalanan Menemukanmu

Jika dari rumahnya, Jeanne hanya perlu pergi keluar desa dan menyusuri jalan raya lenggang yang membelah ladang padi hingga tiba di jalan dengan kontruksi yang lebih maju: banyak gedung berlantai dua atau tiga disana, pertokoan, penjual macam-macam barang, penyedia jasa antar, dan di pertigaan itulah pusatnya: ada stasiun kereta di jalan ke arah kanan. Seperti yang dijanjikan Nino, sepeda Jeanne dengan aman ditemuinya di parkiran sekolah pagi-pagi dengan keadaan yang lebih baik. Gadis itu berucap terimakasih pada Nino yang hari ini mau menjemputnya dan sebab dia sudah membantu memperbaiki sepeda itu. "Ucapkan terimakasihku untuk temanmu itu, ya," pesan Jeanne.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Janu: Tahap Awal

Janu: Tahap Awal

Mereka kembali melewati rawa rawa, melintasi gapura Perguruan Pedang Emas, dan berjalan ke arah selatan. Lima hari berlalu sejak keempatnya berangkat dari Perguruan Pedang Emas. Rute kembali mereka berbeda dari rute keberangkatan. Rute keberangkatan melintasi hutan lebat dan luas agar bisa cepat tiba di Perguruan Pedang Emas, kini rute pulang berubah melewati pemukiman warga. Mereka lewat rute yang baru karena permintaan Malya yang ingin mengetahui berbagai macam wilayah. Gadis yang sebelumnya jarang sekali keluar perguruan itu sangat tertarik dengan dunia luar.
9.135.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 823 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
IMAM UNTUK NIRMALA

IMAM UNTUK NIRMALA

ucap Mala lagi yang melenyapkan senyum dibibir Radit. "Bagaimana kalau kita tidak bisa pulang malam ini, Mala? Aku dengar karena hujan lebat yang melanda jalan penghubung antara kota ini dengan kota B, longsor.” Sontak Mala menegakkan kepalanya. Jika memang longsor lalu bagaimana dengan teman-temannya.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status