Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Rose menambahkan. Aku terpaku, begitukah jika jadi pecandu? Bahkan malu saja dia tak ada? Astagfirullah! "Tapi mana Mala?" "Dia Sudah perg, lewat pintu belakang" Kini King J menunjukkan gambar lain. Mala do dalam mobilnya. "Kemana mereka?" "Ke sini" Sky menunjukkan layarnya. Sebuah bangunan seperti ruko atau gudang kulihat, bangunan itu berdiri sendiri, cukup besar, sekitar 12 meter mungkin.
9.5330.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Jalan Bahagia

Jalan Bahagia

Kata Bara menelfon Haidar, dari ujung telepon Haidar menyambut dengan ramah telepon Bara. “Ane mau liburan nih kedeket tempat desa ente, kalau semisal kemalaman ane nginep tempat ente ya?” Kata Bara, Haidar tanpa ragu mengiyakan. Beberapa jam perjalanan telah Bara lewati dengan penuh telkad dan semangat, sebelumnya ia belum pernah merasa memeliki ketertarikan yang sebesar ini terhadap lawan jenis itulah mengapa Bara tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Untuk mencapai desa tersebut bara terlebih dahulu harus melewati sebuah perbukitan yang dapat dikatakan tinggi nancuram, kanan-kiri perbukitan itu dihiasi dengan begitu banyak pohon pinus yang menjulang tinggi.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG

TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG

Dengan wajah kecewa Malika mengembalikan iphone kepada pemiliknya. *** Usai sarapan, pagi Malika mengajak Mario jalan-jalan. Tidak jauh, menyusuri perkebunan jeruk, lembah dan perbukitan sekitar Kintamani. Menggunakan mobil yang disewa dari rental. Ketika berada di atas bukit, tiba-tiba Malika merasa mual dan matanya berkunang-kunang. Tanpa diminta, Mario segera membawa Malika pulang.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

ucap Badai menjawab. "Malang? Aku bahkan belum pernah kesana mas," jawab Jingga sangat antusias. Keduanya kini berjalan beriringan dengan sangat mesra menuju parkiran khusus di bagian selasar kanan gedung. Dengan sangat cepat perjalanan ke Malang dilalui, Jingga yang baru kali pertama meninggalkan kota Jakarta di sepanjang hidupnya ini sangat menikmati perjalanan mereka.
825.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 541 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

jawab Laila sambil memasukkan camilan ke dalam ransel. Di sudut lain, Alby sedang memastikan peta jalur pendakian tersimpan di kantong jaketnya. “Kita naik lewat jalur Curug Nangka, ya. Kata orang, pemandangannya bagus dan nggak terlalu ramai.”
1036.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
CINTA TERSEMBUNYI TUAN TANAH

CINTA TERSEMBUNYI TUAN TANAH

"Kita menuju selatan. Apa kamu akan melemparkanku ke lautan yang luas dan membunuhku?" "Ide yang menggoda." Sudut-sudut mulut Anggara bergerak-gerak. "Dan ya, kita memang menuju selatan." Mata Citra tertuju pada puncak gunung di kejauhan. "Aku selalu menyukai bagian Malang yang ini." "Aku tahu." Mereka sudah melewati jalan raya dan mendaki, mobil itu meliuk-liuk mengitari tikungan di bawah kendali cekatan Anggara.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
TERNYATA PASIENKU ADALAH ISTRI KEDUA SUAMIKU

TERNYATA PASIENKU ADALAH ISTRI KEDUA SUAMIKU

[Yasmin sudah ketemu, tolong ke lokasi yang sudah kukirimkan, dia ingin bertemu denganmu] [Alhamdulillah sudah ketemu, oke, aku kesana] Jawab Kemala seraya memakai jaket hodie dan pashmina instan. Kemudian meminta pak Hari mengantarkannya ke lokasi yang telah dikirim oleh Elan. Kemala heran karena jalur yang dilaluinya melewati jembatan, sawah, dan bukit kecil. Pak Hari pun tampak memasang espresi waspada melewati jalan raya yang kian lengang.
1075.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
KASAM (Pulang Untuk Tenang)

KASAM (Pulang Untuk Tenang)

Istilah yang konyol, tetapi sanggup menciptakan tawa. Tak banyak lagi yang perlu dibicarakan. Setelah dirasa beres, Mala segera pulang ke apartemennya. *** Hanya membutuhkan waktu kurang lebih empat jam menuju kota kelahirannya. Cukup terbang dari Denpasar–Banyuwangi , kemudian menyewa mobil di Banyuwangi, tiga jam kemudian ia sudah sampai di kota kecilnya. Namun, kali ini, Mala memilih jalur darat dari Denpasar. Ia membawa mobilnya sendiri.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Suamiku, Lakon Sandiwara

Suamiku, Lakon Sandiwara

sapa sopir. Mala naik terlebih dahulu, duduk di jendela. Kara duduk di sebelahnya, sementara Bane duduk di belakang. Saat van mulai bergerak melewati jalanan kecil yang menanjak, mala melongok ke luar. Jalanan sempit berkelok, melewati rumah-rumah batu khas Goreme dan lembah berbatu yang siluetnya mulai terlihat samah di balik kabut. “Dingin banget.” Mala merapatkan syalnya sambil menatap ke luar.
10836 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Ini tentang menghentikan sesuatu yang sudah terlalu lama terkunci di balik jalur kelima. Malamnya, Arga, Ningsih, dan Pak Lebe bersiap menuju curug kembar. Jalanan setapak menuju sana dipenuhi kabut dingin, sama seperti malam-malam ketika jalur itu pertama kali terbuka. Di depan air terjun, mereka berhenti.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai jalan menuju curug malela
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status