Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gelora Hasrat Pewaris Takhta Dhirendra

Gelora Hasrat Pewaris Takhta Dhirendra

Jawab Isla Kavian menoleh sebentar, hanya sekilas, lalu kembali menatap jalan. Jalanan dini hari itu sangat lengang, hanya sesekali terdengar deru motor melintas dari arah berlawanan. Mobil Kavian melaju stabil, tidak terburu-buru, seolah pria itu sengaja memperpanjang waktu yang mereka habiskan berdua dalam ruang sempit tersebut.
104.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 111 Beses bilang jalan menuju isekai
Read
+Library
Langkah di Jalan Keabadian

Langkah di Jalan Keabadian

"Mereka masih ingin memastikan. Apakah kita benar-benar orang yang telah menghabisi lima murid itu." Jalan bercabang di depan mulai terlihat jelas. Satu jalur mengarah ke dataran terbuka, sementara jalur lain menyempit menuju kawasan berbatu yang sunyi. Ye Tian memperlambat langkah, lalu berbelok ke jalur yang lebih sempit tanpa ragu. Su Wan’er menoleh sekilas, memahami maksudnya tanpa perlu bertanya.
108.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 202 Beses bilang jalan menuju isekai
Read
+Library
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

Bayangan saat tante berlutut di lantai area istirahat, saat dia berjongkok dengan wajah merona, hingga ekspresi wajahnya saat menelan cairanku… semakin dipikirkan, rasanya tubuhku menjadi semakin gerah dan bergairah. Aku pun mengeluarkan ponsel, lalu mengirimkan pesan Whatsapp pada tante, [Tante, sudah tidur?] Setelah menunggu belasan detik, dia membalas singkat, [Belum.] Hatiku langsung kegirangan dan membalas, [Jangan-jangan lagi merindukanku?] [Sembarangan.] Dia membalas dengan sangat cepat, lengkap dengan sebuah emoji memutar bola mata.
14.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 459 Beses bilang jalan menuju isekai
Read
+Library
Penguasa Sebenarnya

Penguasa Sebenarnya

ujar Tako. "Sejak awal aku kembali ke sekolah itu, aku tidak berencana untuk memasuki kehidupan seseorang. Karena aku tau bahwa aku memang tidak ditakdirkan untuk berada di dalam kehidupan seseorang. Tetapi kalian berbeda. Tanpa seizin ku, kalian mendekat walau sudah beberapa kali aku tolak. Kalian masuk ke dalam kehidupan ku dan menjadi bagian darinya. Aku sendiri bersyukur karena telah dipertemukan dengan kalian berdua. Namun semuanya akan berakhir setelah ini selesai. Kita berdiri di era yang berbeda. Hal yang kita perjuangkan juga berbeda. Kalian harus mengikuti Yuji dan yang lainnya. Dan aku akan kembali bersama dengan mereka berempat, karena sejak awal mereka berempat lah awal dan akhi
1010.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 229 Beses bilang jalan menuju isekai
Read
+Library
Terpaksa Menikahi CEO

Terpaksa Menikahi CEO

Apa yang akan dia lakukan untuk menemukan Moika? Sampai jumpa bab berikutnya. Hanazawa Easzy
10451.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 9.5K Beses bilang jalan menuju isekai
Ipakita ang mga Review (82)
Read
+Library
Hanazawa Easzy
Hai, Readers Kalian bisa baca prekuel novel ini yang menceritakan kisah orang tua Rio, yaitu Hanson Dirgantara dan dokter Evalia di buku terbaru author ya. Judulnya "Baby CEO: Kehamilan yang Tak Diinginkan". Jangan lupa vote bintang lima dan tambahkan ke pustaka ya. Sankyu, Hanazawa^^
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

”Kenalkan, saya Suro Joyo. ”Nama saya Jalung Dahana.” ”Kisanak akan ke mana?” ”Sebenarnya akan ke Sanggar Teratai perak, tapi rasanya saya salah jalan.” ”Benar, Kisanak salah jalan.” Lalu Suro Joyo menjelaskan dua jalur yang bisa ditempuh untuk menuju sanggar yang akan dituju Jalung. Pertama, lewat pantai ke arah tenggara. Jalur ini bebetapa kali melewati desa, perempatan dan pertigaan jalan. Suro Joyo memberikan penjelasan sejelas mungkin agar tidak tersesat jalan.
1018.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 568 Beses bilang jalan menuju isekai
Read
+Library
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Izumi hanya mengedikkan bahu, bingung hendak mengatakan apa. Mereka berpisah ketika tiba di halte bus tempat Izumi dan Kaito turun sebelumnya. Selagi Kaito dan yang lainnya menunggu bus mereka datang, Izumi berjalan sendirian menuju stasiun kereta. Setagaya dari tempat ini memang lebih dekat jika naik kereta. Beberapa meter sebelum mencapai stasiun, Izumi menghentikan langkahnya menatap jalan yang tiba-tiba saja terlihat familiar dalam ingatannya. Tanpa dikomando, kedua kakinya tiba-tiba berbelok melangkah menjauhi stasiun yang semula menjadi tujuannya. Izumi terus melangkah melewati beberapa jalanan yang menanjak, sebuah rumah bergaya tradisional Jepang—dia berhenti cukup lama di depan ruma
104.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 117 Beses bilang jalan menuju isekai
Read
+Library
SWEETHEART MAFIA

SWEETHEART MAFIA

"Hati-hati di jalan! Sampai jumpa di kelas berikutnya!" Satu per satu murid keluar meninggalkan ruang kelas bahasa jepang. Seperti biasa, Aiza selalu keluar paling akhir. Setelah menyampirkan tas sandangnya, dia berjalan pelan menuju ambang pintu. Agak kikuk, Satria menghampiri. "Mau langsung pulang?"
1015.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 513 Beses bilang jalan menuju isekai
Read
+Library
Dibuang Badboy Dinikahi Mafia Obsesif

Dibuang Badboy Dinikahi Mafia Obsesif

Sementara yang lain menyamar sebagai turis dan pasangannya. Udara pagi Roma masih sejuk. Burung-burung berkicau di antara pepohonan rindang. Jalan setapak berlapis kerikil berkilau samar karena embun. Isabella berjalan perlahan, mengenakan dress longgar warna pastel. Tak lupa, ia membawa pouch kecil yang sebelumnya telah diberi chip GPS oleh Ryu Jin.
106.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 138 Beses bilang jalan menuju isekai
Read
+Library
SETELAH KAU PERGI

SETELAH KAU PERGI

Abizar. "Lama menunggu, Bro?" Aksara, tertawa sesumringah mungkin. Menyambut uluran tangan Abizar, berpelukan dalam suasana yang begitu haru bagi Abizar, dan... Entah, bagi Aksara. "Kita mau kemana, Zar?" Aksara mengikuti langkah lebar sahabatnya. "Makan di warung sederhana, pas pintu keluar saja. Sudah lama sekali aku tidak makan ditempat itu."
1040.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang jalan menuju isekai
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status