Tunggu Jandaku, Om!
Rasa lelah terasa mendera, kulihat jam sudah menunjukkan pukul satu dini hari, akhirnya aku tertidur.
Betapa terkejutnya, saat terjaga kudengar suara gemericik air juga isakan tangis Ria dari dalam kamar mandi. Kuketuk pintu kamar mandi dan mencoba memanggil-manggil Ria, tapi tak juga dibuka. Bahkan dia tak menyahut panggilanku, membuatku berpikiran macam-macam.
Karena takut Ria kenapa-napa, akhirnya kucari kunci cadangan dan segera membuka pintu kamar mandi itu. Kulihat Ria tengah mandi di bawah guyuran air kran.
Hot Chapters