Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tetangga Masa Gitu

Tetangga Masa Gitu

Luna melirik sang mama yang langsung tertawa. “Mereka mau muter-muter dulu biar berasa jauh.” Luna membuka mulutnya tidak percaya “Eni sama Herman bicara begitu, lagian nanti kalau pakai terop juga enak memanjang alias tempatnya luas.” “Astaga! Kalian sudah berpikir sampai sejauh itu?” Luna menggelengkan kepalanya yang diangguki Intan penuh antusias.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as jam dinding pun tertawa
Read
+Library
Istri Seksi Tetangga Sebelah

Istri Seksi Tetangga Sebelah

Didin terbahak, lalu mengambil tangan Syamil untuk berjabat. "Maaf ya, Syamil. Saya janji gak bikin lagi. Saya cuma khawatir saja. Oh, iya, memangnya agak apa yang membuat kamu tertawa bahkan sampai duduk di kasur pun tawa kamu tidak berhenti, karena setahu saya hanya orang yang gak waras atau orang yang sedang diguna-guna yang tertawa tidak bisa berhenti," terang Didin membela diri. Syamil pun maklum maksud dari calon abang iparnya, hanya saja ia masih syok dengan baunya.
9.9129.2K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as jam dinding pun tertawa
Show Reviews (32)
Read
+Library
Yunia Rina
Novel yg aku cari2 selama ini. Ceritanya bagus, konfliknya ga berat2 bgt. Alur jelas dan ga bertele-tele. Sisipan humornya bikin yg baca ga bosan walau dibaca berulang kali. Asal jgn sampe ribuan bab kyk sebelah ya thor...
Landong Herjunno
Wih, cerita yg susah untuk diceritain ..., ini cerita terbaik yg pernah saya baca. Pernah terjadi dlm hidup saya dan di Bandung jg, cm bedanya wanita itu hamilnya bukan dari awal saya ketemu dia, melainkan saat dia akhirnya pindah dr kosnya dan sampai detik ini saya ga pernah bisa temuin lagi dimana.
Read All Reviews
Lika-liku Cinta Terlarang

Lika-liku Cinta Terlarang

Anto sampai menabrak dinding gara-gara terpana melihat bidadari di kediaman Darto. "Aduuuh! Jontor bibirku! Dinding sialan! Sudah tahu aku mau lewat malah nggak mau minggir!" Serunya seraya mengusap bibirnya yang memar akibat terbentur dinding. Darto sudah selesai bersiap, pria itu melongokkan kepalanya keluar dari ambang pintu kamarnya. "To? Kamu itu edan apa gimana? Masa dinding diajak ngomong? Narti emangnya nggak bisa diajak ngomong?" Seru Darto pada Anto.
1036.0K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as jam dinding pun tertawa
Read
+Library
Terpikat Janda Montok

Terpikat Janda Montok

Sontak saja ucapan konyol itu berhasil membuat Jaja terbahak kencang. "Gilo lo, gua masih waras." Jaja sampai memegangi perutnya yang kram akibat tertawa terpingkal-pingkal. "Huffttt." Haikal pun bernapas lega. "Ya gua pikir begitu. Habisnya lo kelihatan gak bisa jauh dari gua," ucap Haikal dengan pedenya. "Ya kali batangan sama batangan. Gila lo ya sampai mikir seburuk itu," oceh Jaja.
1091.5K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as jam dinding pun tertawa
Read
+Library
TEACHER IS FALLING In Love

TEACHER IS FALLING In Love

ujar Ria terbahak-bahak, diikuti Aiza yang juga turut tertawa hingga mengundang perhatian teman mereka di kamar sebelah. “Ahadei jou? (Ada apa itu?)” terdengar suara Ainy menyapa. “Adong parbagian, di amu do? (Ada pembagian, kalian mau?)” sahut Ria menyambar masih dengan nada tertawa. ***
103.7K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as jam dinding pun tertawa
Read
+Library
DITIKUNG TETANGGA

DITIKUNG TETANGGA

Apa ia berpikir kalau aku latihan silat atau karate sampai pakai jurus? “Kakak nggak pakai jurus apa-apa. Mungkin udah waktunya kali hati Kakak kamu mencair. Capek beku terus.” Aku memberikan jawaban sekenanya. “Ternyata Kakak bisa ngelucu juga. Ha-ha-ha!” Aku pun ikut tertawa. “Pada ketawain apa, nih?” Tiba-tiba terdengar suara Mas Raka. Kenapa aku tertawa selepas itu? Sekarang aku salah tingkah sendiri.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as jam dinding pun tertawa
Read
+Library
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

Dengan hati yang masih terasa berat, Nathaniel akhirnya tiba di kamarnya dan menutup pintu dengan agak keras. Isabella dan Julian kembali tertawa saat teringat insiden Nathaniel menabrak meja. Isabella bergumam dengan senyum di bibirnya, “Dia lucu sekali.” Komentarnya itu memancing senyum lebih lanjut dari Julian, yang mengangguk setuju dengan pernyataan Isabella. “Nate itu hanya dingin di luarnya saja,” lanjut Julian. Isabella mengangguk, dia juga meyakini hal itu.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as jam dinding pun tertawa
Read
+Library
CEO DINGIN ITU TERNYATA JODOH KU

CEO DINGIN ITU TERNYATA JODOH KU

Dia mengatur nafas nya karena merasa ngos ngosan berlari lari untuk sampai ke ruangannya. "Xa, tegur bestie nya kamu doyan banget sih telat kalau bos tau tamat riwayat mu." Gadis itu hanya nyengir dan langsung melengos seperti tanpa ada salah. "Kebiasaan deh itu anak" telihat Queen kesal di cuekin.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as jam dinding pun tertawa
Read
+Library
Selir Kesayangan Tiran

Selir Kesayangan Tiran

Dia mengulurkan jari-jarinya dan menulis beberapa kata di tanah berdebu dengan air berlumpur di mangkuk. Apa yang kau inginkan? Hurra tertawa terbahak-bahak. Ketika dia tertawa, matanya dan sudut mulutnya melengkung. Dia masih tampak seperti Hurra yang bodoh setahun yang lalu yang tidak tahu apa-apa, tetapi senyum di wajahnya membuat orang merasa dingin mengalir di tulang punggung mereka. Hurra akhirnya berhenti tertawa dan menatap Wallis.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as jam dinding pun tertawa
Read
+Library
Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

" Dia tertawa menyambut mataku yang melotot. 'Wah, gawat kalau begini. Sepertinya aku perlu jamu dan senam lebih rajin.' ***
103.0K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as jam dinding pun tertawa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status