Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jiwa yang Berbeda

Jiwa yang Berbeda

, kepalanya mendadak terasa dihantam palu godam. Ribuan jarum seolah menusuk saraf pusatnya. Adrian memejamkan mata erat, memegangi kepalanya yang berdenyut hebat. Tiba-tiba, sebuah suara asing namun sangat jernih bergema di kepalanya. Suara itu bukan suara Jasmine yang sekarang, melainkan suara yang terdengar lebih matang dan penuh kebijaksanaan.
847 viewsCompletedAdded to Library 26 Times as jang jae in auditory hallucination
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Maka ada sesuatu yang sedang bangkit.” Gangguan Jiwa Bara Seketika, Bara merasakan kepalanya berat. Ada desakan yang memaksa masuk ke dalam pikirannya, seperti pintu yang didobrak paksa dari dalam. Suara-suara asing bergema di telinganya—berbisik dalam bahasa yang tak ia pahami, seperti doa terbalik yang diputar dari kejauhan. Ia terhuyung dan jatuh berlutut.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as jang jae in auditory hallucination
Read
+Library
Tuan CEO Tak Lagi Mencintaiku

Tuan CEO Tak Lagi Mencintaiku

“Anne, Jeane tidak mungkin ada di sini. Dia sudah pergi. Itu hanya bayanganmu.” Namun dalam hatinya, Samuel mulai diliputi kekhawatiran. Ini bukan hanya trauma biasa. Ada yang tidak beres. Sementara itu, di kediaman Tyas, Jeane melaporkan perkembangan terbaru. “Anne mulai sering berhalusinasi. Tadi aku mengatur agar salah satu staf rumah sakit melihatnya berbicara sendiri di kamar. Mereka akan mulai bergosip bahwa dia mengalami gangguan jiwa.”
107.1K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as jang jae in auditory hallucination
Read
+Library
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

“Diana, mungkin kamu terlalu lelah dan sugesti dari cerita tadi.” “Pikiran bisa menipu kalau kita sedang stres atau kelelahan.” “Atau mungkin gejala awal sakit ketinggian, halusinasi suara bisa terjadi.” Diana menggeleng putus asa, merasa tidak dipercaya oleh teman-temannya. “Aku tidak berhalusinasi! Suaranya nyata, aku dengar dengan jelas!” “Kenapa cuma aku yang dengar? Apa yang salah dengan aku?”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as jang jae in auditory hallucination
Read
+Library
Desah Di Kamar Sebelah

Desah Di Kamar Sebelah

“Oh, ya? Jadi, apa yang kupikirkan dan kudengar itu hanya bagian dari depresiku?” tanyaku seraya memiringkan muka. “Tentu, Sayang. Orang depresi bisa saja berhalusinasi. Baik visual maupun auditori.” Mas Bayu mengusap-usap rambutku. Menatap dengan serius dan penuh perhatian.
9.9431.5K viewsCompletedAdded to Library 11.7K Times as jang jae in auditory hallucination
Show Reviews (27)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
As You Wish

As You Wish

Cha. Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Psilosibin “Jadi semacam hipnotis melalui injeksi, secara sederhana, pikiran Hwan sedang dikendalikan,” Ujar Jong Suk. “Ne, opini dan persepsinya digiring sehingga ia hanya terpusat pada perkataan orang yang mempengaruhinya,” Ujar Dr. Cha. “Betapa serakahnya wanita jalang itu,” Umpat Ji Eun.
4.0K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as jang jae in auditory hallucination
Read
+Library
Perjanjian Hati

Perjanjian Hati

"Tuan Dante, kau harus membawa adikmu ke rumah sakit jiwa untuk mengecek kondisi kejiwaannya. Delusi dan halusinasi adalah ciri-ciri seseorang mengalami gangguan jiwa. Aku sarankan jangan keluarkan adikmu dari rumah sakit jiwa sebelum kondisi kejiwaannya benar-benar sembuh." "Aku tidak sakit jiwa!" Elena menatap Aurora tajam. Dante tidak ingin Elena mengatakan sesuatu yang membuat Ace marah lagi. Ia segera membantu Elena untuk berdiri. "Saya akan mendengarkan saran dari Nona Aurora. Kalau begitu kami permisi." Dante segera menyeret Elena keluar dari ruangan rawat Ace. Ace meraih tangan Aurora. "Kali ini kau menggunakan tenagamu lebih banyak dari sebelumnya." Ia melihat telapak tangan Aurora
105.8K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as jang jae in auditory hallucination
Read
+Library
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

"Kaki lo... tangan lo... apa yang lo rasain sebenernya?" Jagad menghela napas, dia tidak bisa lagi berbohong pada mata Jihan yang begitu jernih. "Rasanya kayak ada jutaan semut yang gigit saraf gue setiap kali ada suara frekuensi tinggi, Han. Dan koordinasi motorik gue... kadang gue ngerasa tangan gue telat nol koma sekian detik dari perintah otak gue." Jihan menutup mulutnya dengan tangan, air mata mulai menggenang. "Ini gara-gara gue. Gara-gara gue minta lo drible di panggung itu buat lawan Adrian."
888 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as jang jae in auditory hallucination
Read
+Library
Bangkitnya Sampah Grade E

Bangkitnya Sampah Grade E

Beberapa orang samar-samar mendengar keributan dari kejauhan lalu menoleh secara refleks. Jefri mengerjap beberapa kali. "Raka..." katanya dengan wajah pucat. "Kurasa aku mulai berhalusinasi." Raka yang sedang mempertahankan posisi tiarap bahkan tidak menoleh. "Gejala apa?" "Aku seperti mendengar ada seseorang memanggil namamu." Rio langsung menyahut dari samping. "Itu bukan halusinasi, tapi tanda tubuhmu sudah mencapai batas. Awalnya pandangan kabur, lalu pendengaran mulai aneh."
103.3K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as jang jae in auditory hallucination
Read
+Library
Amsterdam Fever or Favor?

Amsterdam Fever or Favor?

Dia sudah tua, Audrey tidak berani menertawakannya. Therapist satu ini lebih serius dan sangat-sangat menuntut perhatian, tak sekalipun dia pernah menengok pada Audrey. Wajahnya menunduk dengan mata tertuju pada kertas. Selain bicaranya yang mumbling, hanya sedikit yang bisa ditangkap oleh si therapist itu karena dia mengidap hearing-impaired. Tante Ria harus teriak-teriak menyampaikan keluhannya. Untuk bisa mengikuti pembicaraan, dia harus menangkap getaran suara dengan menelengkan kepala, atau mengubah posisi duduknya.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as jang jae in auditory hallucination
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status