Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinikahkan dengan Pewaris Cacat

Dinikahkan dengan Pewaris Cacat

“Wah, kamu ternyata masih ingat saja ya, Dam.” “Tentu dong! Aku tahu banget kamu itu tipe yang setia sama selera makanan lokal seperti ini, dan menu favorit nomor satu kamu dari dulu itu ya memang ayam taliwang tingkat kepedasan maksimal!” jawab Damara sambil tertawa kecil, bernostalgia.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai jawaban dari kumaha damang
Baca
+Pustaka
Dendam & Obsesi

Dendam & Obsesi

Lilith diam, matanya bertemu dengan mata elang, masih menyimpan misteri yang sulit dipecahkan. “Tidakkah dengan aku yang bertahan lebih dari lima menit di sini sudah menunjukkan bentuk menghargaimu sebagai tetua keluarga ini?” Lilith menjawab, memberikan tatapan menantang kepada sang kakek yang terkejut dengan jawaban Lilith yang terlihat tidak terpengaruh dengan serangan feromon yang ia berikan. Karena ia yakin serangan feromon yang ia berikan telah ditargetkan dengan sempurna. Dengan keadaan Lilith yang sekarang, serangan darinya akan menjatuhkan sang wanita.
10866 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai jawaban dari kumaha damang
Baca
+Pustaka
Dendam Istri Teraniaya

Dendam Istri Teraniaya

ujar Althea dengan penuh penekanan. Joan terkekeh kecil sebelum menimpali. Laki-laki itu menepuk pundak Althea Agung Permana untuk sekejap. "Kamu benar. Arum Kenanga sudah mati di dasar jurang dan sekarang yang ada di hadapanku adalah Alteha Agung Permana, perempuan tegar yang siap balas dendam." Joan menguarkan tawanya sejenak. "Sekarang pergilah! Tuntaskan misimu! Aku akan melindungimu dari belakang."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai jawaban dari kumaha damang
Baca
+Pustaka
Dendam Istri Terabaikan

Dendam Istri Terabaikan

Hanya gumaman lemah itu yang Hans berikan sebagai jawaban. "Aku juga sama, Mas, udah nggak sabar pingin ketemu kamu. Ya udah, gimana kalau nanti malam kamu pulang ke sini? Aku bakal dandan yang cantik buat kamu. Aku jamin, pasti Mas Hans bakal suka banget," ujar Diaz dengan antusias.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai jawaban dari kumaha damang
Baca
+Pustaka
Mbah Dukun Dambaan Wanita

Mbah Dukun Dambaan Wanita

Wajah Sumar langsung terkejut, kedua alisnya terangkat lalu ia bahkan memajukan tubuhnya sampai ke depan meja. Tangannya mengepal di atas meja, sampai-sampai ingin meninju wajah Damar tetapi ditahannya. Sedangkan Damar hanya duduk santai tidak melakukan hal yang sama. “Itu adalah salah anda sendiri, tapi kenapa ingin memukulku?” “Ini karena kamu melihara hewan gaib di sana!” Ucapan Sumar tidak jelas, tapi Damar bisa mengerti apa yang dia maksud.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai jawaban dari kumaha damang
Baca
+Pustaka
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

"Dia tuh pada dasarnya baik dan hangat cuman mungkin karena beberapa alasan, dia jadi kaya gitu." "Terus lo mau dua-duanya gitu?" "Kalau bisa dua, kenapa harus satu?" tanya Kalania dengan senyuman yang tentu saja terukir di bibir. "Ganteng dua-duanya kok mereka." "Gelo maneh," celetuk Tami—menggunakan bahasa sunda yang artinya ; gila kamu. "Satu aja, Kal, jangan dua-duanya. Ingat? Serakah itu enggak berkah."
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai jawaban dari kumaha damang
Baca
+Pustaka
DENDAM ISTRI YANG TERKHIANATI

DENDAM ISTRI YANG TERKHIANATI

Angin sepoi-sepoi masuk melalui jendela yang terbuka, membelai helai rambutnya yang mulai kusut dan menerpa wajahnya yang pucat pikirannya penuh data keuangan yang sehat, korespondensi bisnis yang rapi, dan ribuan kenangan yang tersimpan digital, semuanya menggambarkan Tuan Damien sebagai seorang pemimpin yang cermat dan seorang keluarga yang penuh cinta. Beberapa menit ia termenung, membiarkan angin dan kesunyian membersihkan kepalanya. Lalu, sebuah tekad perlahan mengkristal. Ia tak boleh terus terpuruk. Darah Devereux yang mengalir dalam nadinya, darah yang diajari sang Opa untuk tidak pernah menyerah, mulai bergejolak. Ia bangkit dari kursi, matanya yang masih merah namun sudah lebih taj
547 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai jawaban dari kumaha damang
Baca
+Pustaka
Dendam Kekasih yang Terbuang

Dendam Kekasih yang Terbuang

"Kami hanya ingin menitipkan sedikit rejeki untuk anak-anak di sini, Umi!" Umi Kalsum tersenyum. "Alhamdulillah, semoga amal baik Bapak dan Ibu mendapatkan Rahmat Allah." "Ammiin ...," sahut mereka bersamaan. "Oh, ya Umi. Virga mana ya? Kok saya nggak melihatnya?" tanya Dinda mencari tahu.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai jawaban dari kumaha damang
Baca
+Pustaka
Dendam Dan Cinta

Dendam Dan Cinta

Ia bertanya dengan panik. "Siapa yang mengejek mu nak ayo katakan?" Anita kemudian bertanya untuk mencari tahu apa sebenarnya yang dialami putrinya. Anjani kemudian menceritakan kejadian di taman pada ayah dan ibunya. Setelah mendengar cerita itu Ridwan begitu sangat marah. "Aku tidak akan mengampuni orang yang mengatakan itu padamu, sayang!" Ridwan berjalan keluar rumah hingga membuat Anita panik dan langsung mengejarnya.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai jawaban dari kumaha damang
Baca
+Pustaka
Dendam dan cinta

Dendam dan cinta

Papa Alexander Bayu Samudra. "Bu, ada apa?" Pak Wahyu bergegas merengsek maju kedepan, melewati orang-orang menonton istrinya Dian mengomel kepada orang yang belum diketahui oleh Pak Wahyu. Mendengar suara pak Wahyu, para pelayan sedikit memberi jalan untuk pak Wahyu untuk mendekati Bu Dian. "Lihatlah Pak! ada ular datang, ingin menemui Nona Arumi!" Bu Dian menunjuk wajah Mia.
1038.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 886 kali sebagai jawaban dari kumaha damang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status