Balada Cinta ShaBar
Nesri Baidanicerita tante nakalcerita mamaku nakalcerita nakal tantetiba-tiba pusing dan lemas
kata Akbar nyusun sendok garpu di atas piring, "ayam cabe hijaunya enak sekali."
Ya, ampun, manis banget mulutnya kalo ngomong sama Mama, yak.
"Ah, kamu bisa aja. Ngga usah panggil tante lagi, dong. Panggil Mama aja, bentar lagi juga resmi, kan?"
Akbar mendeham.
Duh, mulai, nih. Aku nunduk abis, fokus sepenuhnya ke nasi sama cabe ijo di piring.
"Saya datang ke sini untuk membicarakan itu, Tante," katanya hati-hati.
Hot Chapters