PEMBANTU YANG DIPAKSA MENIKAHIKU ITU TERNYATA....
Rindu tersadar kembali ketika melihat gorden dari kain bergerak seolah tertiup angin.
Udara lagi-lagi terembus pelan dari mulut. Rindu menghapus air mata yang tak sadar luruh kembali, lalu bangkit untuk melihat apakah jendela masih terbuka hingga angin malam merangkak masuk.
“Pantas, agak dingin. Jendela belum ditutup,” gumam gadis itu setelah di dekat jendela dan menyibakkan gorden.
Setelah menutup jendela dengan rapat, sebelum merapikan gorden, dari kaca jendela itu Rindu melihat Uka berjalan pergi dari rumah bersama lelaki yang tadi disebut sopir taksi online.