Hamil anak siapa?
tolehnya.
“Ungu,” jawab Risa.
“Oh iya, ungu!” pekiknya. Risa berdiri lagi, ia menggandeng tangan Nadia, mereka kembali berjalan ke arah salon. Tiba di sana, mereka masuk lewat pintu samping menuju ke kamar kecil tepat di belakang bangunan itu. Kamar kecil berukuran 4 x 2 meter menjadi tempat mereka tinggal. Hanya ada jendela kecil dan ventilasi kecil sebagai sirkulasi udara. Mereka duduk di atas karpet. Kasur untuk tidur berbentuk kasur lipat yang digelar saat tidur malam hari.