Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Chandra

Chandra

omel Rain Melihat Rain mengomel, Chandra akhirnya menurut. Rain terlihat benar-benar kesal, meski Chandra tak tau apa penyebabnya. Padahal Chandra hanya ingin mengenalkannya pada pohon yang ia beri nama 'Rachan'. Pohon tempat Rain membantunya dulu.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as jendral maya
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

sahut Vanya cepat. Mereka pun bersemangat untuk pergi ke Mall, dengan modal kredit card tanpa batas yang Anita dapat dari Purnomo. Tujuh hari sudah masa haid Vanya berakhir, diluar dugaan ternyata Purnomo membuat pengingat di kalender ponselnya. Purnomo sangat senang, dia sudah tidak sabar bertemu dengan Vanya. Dia mengosongkan jadwal hari ini dan pulang cepat.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 221 Times as jendral maya
Read
+Library
Jerat Casanova Insaf

Jerat Casanova Insaf

ujar Sakti. "Oh ...." Wajah Maya berubah, sudut bibirnya tertarik sedikit, dia berusaha tersenyum. "Namanya bagus, Gendis ... arti dalam bahasa Jawa berarti manis." "Memang manis," jawab Sakti datar. "Iya, sampai kami tergila-gila," ujar Maya lagi. "Sudah tau keberadaannya?" Sakti menggeleng, "segera, hanya menunggu hasil pencarian."
1059.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as jendral maya
Show Reviews (36)
Read
+Library
Anies
TAMAT dan akhrinya sampai juga di penghujung cerita manis ini, terima kasih kak chida sayang.. sakti gendis akhirnya happy ending juga, cerita yang luar biasa dari author kesayangan. terima kasih sekali lagi, sukses selalu kak chida di tunggu karya² berikutnya
Ayu Claa
Happy ending.... Akhir cerita yang manis, semanis nama pemeran utama wanitanya Gendis.hehe... Makasih kak Chida sudah menghibur kita dengan kisah² manisnya Gendis dan Sakti, sukses dan sehat selalu, di tunggu karya selanjutnya. Emuuuuuuaaach.... peluk cium dari Kadiri kota tahu?!!hihi,
Read All Reviews
Janda Muda (Indonesia)

Janda Muda (Indonesia)

Dia menceritakan kepada Kenanga bagaimana tentang situasi yang ada di luar sana seolah-olah sedang mengajak wanita itu mengobrol. "Nga, jalanan sedang tidak macet. Pemandangan langka di kota Jakarta. Lihatlah, di sana sedang ada penjual es cendol," ucap Saga menoleh ke arah Kenanga dengan tatapan mata sayu lalu melanjutkan kembali kata-katanya. "aku ingat dulu kau sering beli es cendol di kantin sekolah. Kau juga selalu memesan siomay dengan kol dan juga pare dengan bumbu ekstra banyak. Kau ingat saat pertama kali kita bertemu?"
9.9143.5K viewsOngoingAdded to Library 3.6K Times as jendral maya
Read
+Library
Jagoan di Puncak Kejayaan

Jagoan di Puncak Kejayaan

Alhasil, Maya dengan gembira menari-nari dan memberi tahu Javier, “Kamu bisa pergi sekarang. Kita bukan lagi teman baik. Jade adalah sahabatku sekarang. Sahabat terbaikku di dunia!” Javier terdiam. 'Bagaimana dia belajar membuang orang lain seperti itu, saat nggak lagi dibutuhkan? Teknik ini sepertinya sangat familiar!’ Saat dia tidak bisa berkata-kata, Renly berjalan dari jauh. Ketika dia melihat Jade dan Maya melakukan yoga bersama, dia merasa lebih iri pada Javier. 'Dia wanita cantik yang sangat toleran dengan kata-kata dan tindakannya. Yang terpenting, dia melakukan yoga dengan Maya dan bahkan berteman dengannya.’
9499.5K viewsCompletedAdded to Library 19.0K Times as jendral maya
Read
+Library
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

“Mayan, Dewa itu tidak abadi, hanya saja mereka memiliki usia yang sangat panjang. Di bumi pertama, kau akan melihat usia seorang manusia biasa mencapai satu juta tahun.” “Satu juta tahun?” Talang Mayan menelan ludah seolah tidak percaya mendengar ucapan tersebut. “Namun bahkan meskipun satu satu juta tahun usia seorang manusia, pada akhirnya dia akan tetap mati.” “Dewa Semaranta, apa itu alam Nirvana?” Dewa Semaranta tersenyum tipis sebelum kemudian menjawab dengan bahasa jenaka, “Alam nirvana, adalah tempat dimana kau bisa melihat tujuh bumi sekaligus.”
104.9K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as jendral maya
Read
+Library
Bara Dendam Sagara

Bara Dendam Sagara

"Seperti ada sesuatu yang mengalir di telapak tanganku." "Itu adalah Cakra Laut Selatan, Sagara," Ki Jatmika menjelaskan, senyum tipis kembali tersungging di bibirnya. "Itu adalah energi murni dari alam, yang kini mulai kau sambut. Sekarang, fokuskan energi itu. Bayangkan gelombang yang ingin kau ciptakan. Bukan dengan paksaan, tapi dengan niat. Dengan jiwamu."
101.2K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as jendral maya
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status