SHANIA
Ia belum genap dua bulan berkumpul kembali dengan ibu asuhnya, karena sebelumnya ia tinggal di New York selama empat tahun, guna menyelesaikan pendidikan arsitekturnya di sana dengan beasiswa.
Shania akrab dengan cerita-cerita tentang Nyonya Brenda, karena Bu Lina—ibu asuh, pemilik, sekaligus pengelola panti—tak pernah bosan mendongengkannya melalui telepon, saat Shania masih berada di Amerika. Perempuan kaya nan baik itu telah menjadi donatur terbesar panti asuhan Permata Kasih, selama empat tahun terakhir, yang dimulai sejak beberapa hari setelah kepergian Shania ke luar negeri. Itulah kenapa mereka belum pernah bertemu sampai saat ini.
Hot Chapters