Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Zahira (Bukan Inginku Jadi Madu)

Zahira (Bukan Inginku Jadi Madu)

tanya mbak Zahira yang posisinya lebih dekat denganku. Dua tahun berlalu, wanita itu sudah banyak berubah. Bukan hanya semakin terlihat cantik di usia yang semakin matang, tetapi juga semakin menyejukkan pandangan dengan hijab yang terjulur menutupi setiap auratnya. Tanpa menunjukkan apalagi pamer, aku bisa merasakan aura kebahagiaan mereka, kontradiktif denganku yang sedang terpuruk.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as jihan safira
Read
+Library
Perawan Rasa Janda

Perawan Rasa Janda

Tante Firna langsung mengunggah sikap senewennya. “Aku tak pernah menyangka kalau kamu malah tertarik pada seorang pelayan daripada putriku yang tentunya jauh lebih baik. Nita adalah seorang sarjana ekonomi, terpelajar juga cantik. Harusnya kamu bisa membedakan mana batu mana berlian.” Wanita yang selalu tampil mewah itu terus saja menyinyiri pilihanku. Aku bergeming menghadapi mereka berdua.
1038.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as jihan safira
Read
+Library
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

Dita terkesiap ketika melihat wajah wanita itu. “Ini Liza. Dia adalah leader yang bertugas memastikan semua stok dan rak tersusun dengan rapih.” Liza tersenyum simpul menyalami Dita. Dita sebenarnya enggan menyalami wanita di depannya ini. Dita tidak ingin banyak basa basi dengan wanita yang merusak rumah tangganya. Wanita di depannya ini yang membuatnya sekarang berada di Jakarta.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as jihan safira
Read
+Library
KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU

KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU

Dengan cepat Safira mengambil air di meja lalu minum sebanyak-banyaknya. "Aku harus tahan, tahan, tahan. Anggap saja sedang jihad! Jihad membalas palakor jahannam itu. Biar mampus karena sakit hati," desis Safira memukul dadanya sendiri untuk menguatkan mentalnya Ia lalu melepas ikatan rambutnya, mengganti bajunya dengan lingerie lalu menyemprotkan parfum di leher dan tangannya. Secepat kilat Safira pura-pura berbaring dengan sedikit membiarkan punggung dan area dadanya terlihat. Danang keluar kamar mandi dan menemukan istri pertamanya dalam kondisi seperti itu, tersenyum puas. Ia tahu, sudah cukup lama Safira belum mendapatkan nafkah batin jadi, malam inilah waktunya.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as jihan safira
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

ujar Pak Erwin, papaku mengejutkanku. Dengan perasaan bercampur aduk, aku menatap wanita yang duduk di depanku itu. Bu Siska, dengan senyuman yang menenangkan, seolah memberikan kekuatan padaku yang tampak ragu dan cemas. Dengan napas yang terengah-engah dan jantung berdebar, tanganku yang gemetar perlahan terulur. Sinar gemerlap dari cincin permata itu terpasang di jari manisku. Suasana di ruangan pun bergema dengan suara tepuk tangan dan ucapan syukur dari para tamu.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as jihan safira
Read
+Library
CEO Jahat untuk Gadis Tertindas

CEO Jahat untuk Gadis Tertindas

Kedua matanya membesar saat singa jantan itu bangkit dari tempat tidurnya. "Dia jalan," bisik Mira tanpa sadar. Lyn tersenyum tipis melihat reaksi mereka. Namun, baru saja dia ingin mengatakan sesuatu, Arga tiba-tiba menarik lengannya lagi. "Miss Lyn! Lihat! Yang itu punya rambut banyak!" "Itu namanya surai," jawab Lyn refleks. "Su-rai?" Arga mencoba mengikuti. "Iya." Rafi yang tadi diam mendadak mendekat sedikit. "Itu buat lindungi lehernya," ucap anak itu pelan.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as jihan safira
Read
+Library
Safir dan Delapan Berandal

Safir dan Delapan Berandal

Safir gugup bukan main, tidak tahu harus apa. "Omah, ini Safir. Temen Yuga sama Mahesa." Yuga merangkul pundak Safir, menuntun cewek itu agar bersalaman dengan wanita di hadapannya. "Oh, begitu. Saya Olivia, omahnya Mahesa. Kamu panggil omah aja ya, Safir," ucap Olivia seraya menyambut uluran tangan Safir dengan lembut. Safir tersenyum. "Iya, Omah."
10572 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as jihan safira
Read
+Library
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Mana ada mudahnya menjadi janda, apa-apa harus sendiri, setidaknya itu yang terpikirkan oleh Sagita. Sagita menunduk. Dia tidak mungkin terus terang pada Bos Don jika ia ingin jaga jarak dengan Jidan. Dan posisi Sagita semakin sulit karena beberapa saat kemudian, Jidan datang ke ruangan Bos Don. Sagita memperbaiki jilbabnya, dia merasa sedikit salah tingkah. Sebisa mungkin matanya diarahkan bukan ke tempat dimana Jidan berada.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 461 Times as jihan safira
Read
+Library
Liara

Liara

Ia masih sayang nyawa. Hagan punya satu teman tidur tetap. Namanya Jesi. Sudah setahun Hagan hanya memakai jasa Jesi dan begitu pun sebaliknya. Kemarin malam, Jesi sedang tidak ada. Entah ke mana perempuan itu pergi, Hagan tidak peduli. Kebutuhan biologisnya menuntut harus segera dipenuhi, Hagan melihat Liara. Malam itu adalah hari pertama Liara bekerja sebagai pelayan di Paradise Club.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 734 Times as jihan safira
Read
+Library
Jangan Paksa Aku...

Jangan Paksa Aku...

“Jangan kuatir Ana. Kami tau dari sumber yang layak dipercaya. Dia itu sahabat karibnya Aditya.” “Siapa namanya?” “Safira…” “Safira!!!” seruku. “Rasanya kalian sudah berulang kali menyebut nama Safira. Aku menjadi penasaran juga dan ingin mengenalnya tuh.” Tiba-tiba Widya menyetuk. “Ana, kamu ingin tau yang namanya Safira. Itu gadis cantik berjilbab yang berdiri di sisi kiri Aditya.” “Wouuu… cantik juga dia,” seruku, kagum.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as jihan safira
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status