KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU
Dengan cepat Safira mengambil air di meja lalu minum sebanyak-banyaknya.
"Aku harus tahan, tahan, tahan. Anggap saja sedang jihad! Jihad membalas palakor jahannam itu. Biar mampus karena sakit hati," desis Safira memukul dadanya sendiri untuk menguatkan mentalnya
Ia lalu melepas ikatan rambutnya, mengganti bajunya dengan lingerie lalu menyemprotkan parfum di leher dan tangannya. Secepat kilat Safira pura-pura berbaring dengan sedikit membiarkan punggung dan area dadanya terlihat. Danang keluar kamar mandi dan menemukan istri pertamanya dalam kondisi seperti itu, tersenyum puas. Ia tahu, sudah cukup lama Safira belum mendapatkan nafkah batin jadi, malam inilah waktunya.