Sang Penakluk Dewa
Alfonzo Perez lintang kemukus dini harimata perih saat bangun tidurpingsan tapi masih sadargambar lintah
Dia melenggang sendiri berpura-pura mencari kain yang bagus untuk dijadikan kostum tarian.
“Selamat datang, penari muda. Apa ada yang bisa kami bantu?” tanya salah satu pelayan.
“Hihihi, aku sedang mencari kain sutra berurat emas paman. Apa toko ini memilikinya?” tanya Lintang.
“Sutra berurat emas?” sang pelayan mengerutkan kening.
“Benar paman, kain sutra halus yang disulam benang emas. Katanya kain tersebut sangat langka dan hanya ada di katumenggungan Surajaya,” tutur Lintang berbohong.