Mahligai Skandal
"Ain, ayolah, bukan kah, kamu juga menikmatinya. Sudah lama kita tidak melakukan ini sayang."
Pandangan Halim berkabut gairah saat ucapan itu ia bisikkan di bibir Aini. Aroma yang sangat dihapal Aini menyeruak masuk ke dalam penciumannya.
"Stop, Lim. Kamu itu sedang mabuk. Ngak bisa kah kamu berhenti memakan makanan haram itu," kata Aini menatap gelap penuh kebencian pada pria itu.
Halim menyeringai, tersenyum penuh arti. Sepertinya, ia mendapat peluang untuk mendapatkan Aini sepenuhnya.
Hot Chapters