Pengantin Pewaris Cavendish
Suara Jaiden rendah dan tajam, seperti pisau yang mengiris lambat.
Joane menangis tersedu, tubuhnya gemetar. Tapi bagi Jaiden, rasa sakit adalah bahasa paling jujur. Jika Joane ingin bertahan hidup, dia harus segera berbicara.
“Baik… akan aku katakan…” Joane terisak, air mata masih menggenang di pipinya, bercampur darah dan rasa sakit.
“Julian… dia sudah membeli Juliete,” bisiknya pelan, suaranya bergetar menahan nyeri. “Mereka membawanya ke Rusia.”
Hot Chapters