Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senandika

Senandika

"Tumben banget lo traktirin gue ginian." "Btw lo kemana dah, tiga hari gak ada kabar?" "Healing." "Dih? Kemana?" "Gunung." "Mau jadi anak indie ya lo, pulang-pulang tau segalanya tentang dunia." "Emang kenapa, sih? Gue kan udah sering gak masuk tanpa kabar." "Tapi kan nggak pernah lebih dari dua hari. Lia sama Jevan sampe kesusahan nyari alasan buat bikin keterangan lo.”
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai kabar kabari
Baca
+Pustaka
SUAMIKU CEO BUTA

SUAMIKU CEO BUTA

"APAAAAA!!!" kuota abis sabar yaa
9.711.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai kabar kabari
Baca
+Pustaka
Shadow of The Past

Shadow of The Past

Akaba berada di depan monitor tersebut, tengah berjongkok di atas kursi selagi menganalisis pemrograman yang takkan dimengerti Nora. Berbeda dengan Nora, Kei langsung memahaminya. Dia mendekati Akaba, segera menanyakan informasi lanjutan yang sudah dia dengar. “Tingkat statistiknya sudah kelihatan bagus,” komentar Kei selagi ikut mengamati data yang tertera pada layar monitor. “Apakah ada user khusus yang mempunyai impact besar di penyebaran berita ini?” Kedatangan Kei dan Nora tampak tidak disadari Akaba. Dia sedikit terkejut ketika mendengar pertanyaan Kei. Posisi duduknya langsung diperbaiki. Dia berdeham pelan.
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 628 kali sebagai kabar kabari
Baca
+Pustaka
Ketika Karma Berbicara

Ketika Karma Berbicara

Aku berbicara lirih, "Tiket pesawat dari Jerman hari ini." Tubuh Bakti menegang, dia menoleh ke arah Kinan. "Kamu nggak kenal putri Pak Rudhi? Dia itu sepupumu!" Nathan tidak ingin membuang-buang waktu dengan mereka dan mengeluarkan ponselnya. "Aku di lobi Cakra Group. Amankan situasi dalam tiga menit." Kinan masih bersikap keras kepala, memaksa dirinya untuk tenang. "Terus saja pura-pura."
11.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai kabar kabari
Baca
+Pustaka
Kisah Kita

Kisah Kita

Namun takdir berkata lain, Tuhan mendekatkan Arkan dan aku dalam waktu singkat, bahkan aku tak bisa mengerti dengan keadaan saat itu, sangat dramatis pastinya. Esok harinya aku mendapat kabar bahwa yang menjadi pacarnya lia bukan lah Arkan, melainkan Leo. Gosip terus berdatangan (maklum lah kaum ibu-ibu emang suka ngegosip). aku yang masih belum tau siapa itu leo dan arkan terus bertanya, mengganggu teman-teman ku yang sedang bergosip, mereka semua langsung menoleh ke arah ku dengan tatapan tidak percaya bahwa aku belum mengenal Arkan dan leo (sejujurnya aku emang belum tahu mana Arkan dan yang mana leo). Dan mereka pun menjelaskan nya dengan sangat detail sampai ke akar-akar nya sampai aku
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kabar kabari
Baca
+Pustaka
Kobaran Masa Lalu

Kobaran Masa Lalu

"Apa kamu tahu bagaimana aku dan anak kita menjalani hidup selama tiga tahun ini?" Leon berkata sambil mendorong Dimas Chandra ke depanku. Dimas masih memandangiku dengan tatapan kaget. Tapi sedetik kemudian dia langsung memelukku sambil menangis tersedu, "Ibu, ternyata Ibu masih hidup! Syukurlah! Apa Ibu tahu betapa aku merindukanmu, Bu ...." Jantungku berdebar kencang ketika melihat Dimas sudah tumbuh besar.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai kabar kabari
Baca
+Pustaka
720 Jam

720 Jam

"Tata sama mas Habib..." See you next part 👋
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai kabar kabari
Baca
+Pustaka
Jarak Rindu

Jarak Rindu

Alarm perlahan-lahan dimatikan, digantikan dengan suara walkthrough talkie dan instruksi-instruksi formal yang lebih tenang. Keira menghembuskan napas pelan. “Kalau tadi beneran ada kebocoran kedua di line deo… kita semua udah jadi banner story besok pagi.” “Banner story?” Ardan menaikkan alis. Istilah apalagi itu. “Empat kolom sekaligus,” jawab Keira santai. “Berita utama satu halaman penuh.” Naya tertawa, tapi lalu menyesal karena napasnya jadi sedikit tersengal dan berbunyi ngik-ngik. Ia melihat kearah Elric yang dengan sigap mengeluarkan inhaler dari saku jasnya.
662 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kabar kabari
Baca
+Pustaka
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Titt! Tiba-tiba, tablet komunikasi di meja kerja darurat Kailan berbunyi nyaring. Bukan pesan dari anggota Phoenix. Itu adalah alarm enkripsi tingkat tinggi. Kailan membuka pesannya. Wajahnya yang tadi lega, kini kembali pucat pasi, lebih pucat dari sebelumnya. "Kai? Ada apa?" tanya Kara yang melihat perubahan wajah Kailan.
10866 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai kabar kabari
Baca
+Pustaka
kubalas hinaan mertua dan iparku

kubalas hinaan mertua dan iparku

iya hallo mbak, apa kabar mbak"] [laila : "kabar mbak baik nam, kamu apa kabar?"] [namira] : "kabarku baik mbak, oh iya ada apa mbak nelfon aku?"] Kata namira [laila] : "ngak ini ibu ngajakin ketemuan di mall sekalian kenalin kamu ke abang nya mbak"] [Namira] : "owh boleh mbak jam berapa mbak?"] [Laila] : "kamu siap-siap aja bentar lagi kami otw ke mall"]
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai kabar kabari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status