Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Jianghu bergejolak. Sekte Cahaya Abadi, mercu suar keadilan selama seribu tahun, hangus dalam semalam. Di antara puing yang berasap, berdiri Wu Teng, pendekar Bayangan Sunyi yang misterius, dengan pedang berlumuran darah. Tanpa bukti, ia langsung dicap sebagai pengkhianat dan musuh publik nomor satu oleh Aliansi Delapan Sekte Besar. Namun, kebenaran jauh lebih kelam. Penghancuran sekte itu hanyalah tumbal dari sebuah ritual kuno yang telah dimulai, membangkitkan Tujuh Pilar Kehancuran—artefak pembelah alam yang mengancam merobek tirai antara alam fana dan dimensi kegelapan. Wu Teng sendiri, dengan garis keturunan terkutuk yang menjadi kunci, terperangkap di antara takdir sebagai penghancur atau pelindung. Diburu tanpa henti oleh pemburu bayaran dan pendekar elit, ia harus menelusuri jejak masa lalu yang terkubur, mengungkap konspirasi Lembaga Langit Tanpa Nama yang bersembunyi di balik setiap bayangan. Dari pegunungan terlarang hingga kuil-kuil terlupakan, setiap langkahnya adalah pertaruhan nyawa. Ini adalah saga penebusan yang getir, pengkhianatan yang merobek jiwa, dan pencarian jati diri di ambang kiamat. Bisakah seorang yang dicap iblis menyelamatkan dunia yang membencinya? Atau akankah ia menerima takdir gelapnya dan membiarkan cahaya abadi padam selamanya?
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kaca berdiri
Baca
+Pustaka
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

A.dini
Ibu tetaplah seorang ibu. Seburuk apapun sikapnya. Dia akan tetap menjadi ibumu. Dia akan tetap menjadi tempatmu kembali dalam Suka dan duka. Sekalipun dia telah tiada, dia akan Tetap menjadi orang yang kau sebut ibu. Mak" sapa ku pelan "Hmm kenapa?" Ucap mamak yang masih fokus menatap layar ponselnya. "Boleh matikan dulu YouTube itu, atau mamak pause lah, Laila mau bicara serius" ucapku mengiba. "Bicaralah, biar mataku menonton telingaku mendengar kamu bicara apa" ucap mamak yang masih fokus memperhatikan channel salah satu artis idolanya. Melihat jawaban mamak yang tak bersahabat aku lebih memilih berdiri, mengurungkan niatku. Saat ini ingin melangkah aku di kejutkan dengan bahasa mamak yang benar-benar kasar menurutku. "Anak tidak punya sopan santun" ucapnya. Lalu bagaimana dengan ibunya Laila? Ibu yang tidak pernah mengalah dengan anaknya, walaupun Laila telah memperlakukan ibunya sebaik mungkin. Cerita ini di kemas dengan gaya bahasa yang sedikit berbeda, menggunakan logat daerah dari kota Sumatera. Yang penasaran, yuk lanjut di baca bab demi bab. Mungkin saja akan ada pelajaran dari setiap bab yang telah di suguhkan untuk kita semua. Salam hangat A.dini :)
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai kaca berdiri
Baca
+Pustaka
Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Risa Melia dikenal luas di kalangan elite sebagai "peri kecil". Dia punya bibir merah yang melengkung tipis dan sudut mata yang menggoda. Niko Sutomo adalah pewaris paling cemerlang dari keluarga konglomerat. Dia dingin, sulit didekati, laksana bunga di puncak gunung salju, penuh pengendalian diri dan tahan pada hasrat. Tak seorang pun tahu bahwa dua pribadi yang begitu bertolak belakang ini, di antara gelapnya malam, saling menjerat dalam keintiman. Di kursi belakang mobil yang melaju senyap, di toilet jamuan amal yang sunyi, hingga di depan jendela kaca setinggi langit-langit di kebun anggur pribadi, pinggang Risa dicengkeram erat hingga kakinya melemas. Satu malam panas telah usai, suara air mengalir terdengar lirih dari kamar mandi. Risa bersandar di kepala ranjang, menghubungi ayahnya. “Aku bisa menikah dengan Putra Mahkota Kota Selatan yang katanya sekarat itu untuk menolak bala. Tapi aku punya satu syarat .…” Di seberang sana, kegembiraan ayahnya tak bisa disembunyikan. “Katakan syaratnya. Asal kau mau menikah, apa pun syaratmu akan Ayah penuhi.” “Nanti kita bicarakan saat aku pulang.” Suara Risa terdengar lembut, namun sorot matanya dingin tanpa emosi. Risa menutup telepon dan hendak bangkit untuk berpakaian, sekilas pandangannya jatuh pada laptop Niko di samping ranjang. Layar yang menampilkan aplikasi pesan masih menyala di sana. Pesan terbaru datang dari seorang gadis dengan nama kontak "Dinda". [Kak Niko, ada petir, aku takut ….] Ujung jari Risa bergetar. Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, Niko keluar dari sana. Tetesan air meluncur dari tulang selangkanya, dua kancing kemejanya terbuka sembarang, tampak dingin dan tenang, terselip sedikit kesan santai dan malas yang memikat. “Ada urusan di perusahaan. Aku pergi dulu,” katanya datar sambil meraih jas. Bibir merah Risa terangkat membentuk senyum tipis. “Urusan perusahaan, atau kamu mau menemui belahan jiwamu?”
18.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 640 kali sebagai kaca berdiri
Baca
+Pustaka
Setelah Reinkarnasi, Aku Tidak Lagi Menjadi Penyelamat

Setelah Reinkarnasi, Aku Tidak Lagi Menjadi Penyelamat

Aku pernah menyelamatkan nyawa Theo, sang Ketua Keluarga Luca. Saat peluru hampir menembus tubuhnya, akulah yang berdiri di depannya dan menahan tembakan itu. Sebagai balas budi, aku menggantikan kakakku menjalani pernikahan politik. Namun pada malam pengantin kami, Theo lebih memilih pergi mabuk-mabukan dan tak menyentuhku sedikit pun. Dengan polosnya aku percaya suatu hari nanti aku bisa meluluhkan hatinya. Tetapi belum genap lima tahun, Theo datang menemuiku sambil menggandeng seorang anak kecil yang sangat mirip dengannya bersama kakakku. “Anna membesarkan anak di luar negeri sendirian, dia sudah terlalu banyak menderita. Aku harus menebusnya,” katanya sambil menyerahkan surat cerai kepadaku. “Kau sudah menduduki posisi nyonya Keluarga Luca selama bertahun-tahun. Sudah waktunya kau mengembalikannya padanya.” Saat itu aku baru tahu, ketika Theo meninggalkanku sendirian di malam pengantin kami, ternyata ia pergi menemui kakakku dan menghabiskan malam bersamanya. Aku mengeluarkan hasil tes kehamilan yang awalnya ingin kujadikan kejutan. Namun ia langsung merobeknya. “Aku tidak membutuhkannya.” Kata-kata sedingin es itu menjadi awal dari akhir hidupku. Aku dipaksa naik ke meja operasi. Pendarahan hebat terjadi dan dua nyawa pun hilang sekaligus. Ketika aku membuka mata kembali, peluru itu kembali mengarah ke tubuh Theo. Tetapi kali ini aku berbalik, dan mendorong kakakku ke arahnya.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai kaca berdiri
Baca
+Pustaka
My Barbie

My Barbie

21++ “Ini-ini surat pernikahan kontrak?” tanya Yuvrelina dengan bibir bergetar. Yuvrelina menundukkan kepalanya, air mata wanita itu mengalir membasahi kedua pipinya. Hanya air mata itu yang bisa melukiskan isi hatinya saat ini. Mike menahan Anna, putri Yuvrelina. “Jangan lupa! Kamu bukan lagi Yuvrelina Marrie! Kamu adalah Barbie Miland, pengganti istriku di kediaman ini!” Seru Mike padanya sebelum Yuvrelina berjalan pergi dari hadapan Mike. Napas Yuvrelina hampir berhenti mendengar ucapan itu. Tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa selain mematuhi Mike Miland. Yuvrelina Marrie bersedia melakukan operasi plastik untuk menjadi seorang Barbie di sisi Mike Miland! Menjadi pengganti istri Mike yang kabur entah kemana! *** Mike dengan santai meludahkan rokoknya ke lantai lalu langsung menginjak rokok itu menggunakan sol sepatunya. Tangan Mike perlahan naik ke atas, pria itu menyentuh jemari Yuvrelina yang kini masih memegangi tali gaun di belakang tengkuk. Jemari Mike melepaskan genggaman tangan Yuvrelina dari tali tersebut. Yuvrelina menelan ludahnya lantaran gaun tersebut kini meluncur jatuh di bawah kedua kakinya. Bibir Mike menyapa bahu serta punggungnya, perlahan Mike memutar tubuh Yuvrelina hingga berdiri berhadapan dengannya. Tatapan liar dari kedua mata Mike sudah jelas kalau pria itu ingin melakukan semua hal yang layaknya dilakukan oleh suami istri sungguhan.
596 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai kaca berdiri
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Dokter Karina di Tanah Afrika

Kebangkitan Dokter Karina di Tanah Afrika

Sebelum menyadari semuanya, aku telah menjadi istri tak berharga yang berdiri di samping suamiku, Arya Sudiro, yang merupakan seorang bos mafia. Seorang ibu rumah tangga yang tenggelam dalam urusan rumah, sementara suamiku bermain-main dengan sekretarisnya sendiri, Vina, yang umurnya sepuluh tahun lebih muda dariku. “Dia itu pintar,” kata Arya suatu kali. “Dia tahu bagaimana cara membantuku.” Malam itu adalah ulang tahun pernikahan kami yang kesepuluh. Aku melihat sebuah gaun mewah rancangan desainer dan kalung yang diletakkan di ruang tamu. Untuk sesaat, aku merasa sangat bahagia. Aku mengira Arya akhirnya memutuskan untuk mengajakku ke pertemuan para bos mafia tahunan dan memperkenalkanku sebagai istrinya. Tapi ternyata gaun dan perhiasan itu untuk Vina. Malam itu, aku juga memergoki Arya sedang menyelinap masuk rumah bersama Vina. Keduanya tampak mabuk, mereka saling bermesraan seolah tidak ada siapapun di rumah itu. Aku pun menelepon seseorang. “Saya bersedia bergabung dengan program Dokter Lintas Batas. Saya akan pergi ke sana.” Sebelum menikah dengan Arya, aku sudah memiliki masa depan gemilang di bidang kedokteran. Tetapi, aku memutuskan untuk melepaskan semuanya demi pria itu. Dan, sekarang? Sudah saatnya untuk kembali memikirkan diri sendiri dan meninggalkan semua yang sebenarnya tidak pernah menjadi milikku.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai kaca berdiri
Baca
+Pustaka
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Aerina No 7
Kalah menjadi abu. Menang menjadi arang. Ini adalah kisah tentang pertikaian sengit di antara para putri yang ikut serta di dalam perebutan mahkota Putri Purba. Tujuh bersaudara yang sedari kecil hidup bersama-sama dengan bahagia, … mulai menjalani hubungan persaudaraan yang kacau nan berantakan, … dikala mahkota yang didamba-damba telah jatuh ke tangan putri yang bahkan sama sekali tak mengharapkan takhta kerajaannya sedari awal. Akankah takhta kembali beralih kepada orang yang sudah seharusnya menerimanya sedari awal? Ataukah sang putri yang dijatuhi bingkaian hiasan kepala terbuat dari logam mulia, lengkap dengan intan dan juga permata itulah, … yang pada akhirnya akan tetap menjadi pemimpin kerajaan? "Apa kau ingin tahu, kesalahan terbesar apa yang pernah dibuat olehku di sepanjang hidupku ini?" Sang putri tertua kerajaan ini, si Putri Mahkota yang bahkan tak dapat menggapai gelaran mahkotanya lagi, Putri Purbararang, … bertanya dengan wajah yang pahit terhadap sang putri baik hati, yang saat ini tengah berdiri berhadapan dengannya diluar sel penjara. "Kesalahan terbesarku adalah, pernah membuat hatiku yang sudah hancur ini, untuk menyayangimu dengan segenap hati …." Dia berucap lirih semacam itu, diiringi dengan lelehan air mata. "… Purbasari." Air mata keputusasaan yang akan senantiasa ia dapatkan, dikala berhasil dikalahkan oleh adik kandungnya sendiri, Putri Purbasari, lagi dan lagi.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai kaca berdiri
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Berondong Bucin

Terjerat Cinta Berondong Bucin

Septy
WARNING!! 21+ "Aku tak pantas untukmu Mas!" Ucap Dinda dengan suara parau. Hatinya terasa nyeri saat mengatakannya. "Aku ini janda! Usia kita juga berbeda jauh. Carilah wanita yang lebih muda dan pantas bersanding denganmu Mas!" Bulir bening itu luruh begitu saja di wajah cantik berumur 30tahun itu. Sedangkan pria yang berdiri tak jauh darinya hanya menatapnya sedih menahan sesak di dada. "Mas tidak akan pernah pergi. Mas akan tetap bertahan. Meski kamu berhenti berjuang, tidak dengan Mas. Mas akan terus berjuang agar bisa bersamamu." Mata pria itu tak melepaskan pandangannya pada kekasih yang amat di cintai. "Mas tak pernah mempermasalahkan status dan usia. Mas tulus mencintaimu. Please, bertahan dengan Mas! Kita lewati semuanya bersama-sama." Cinta beda usia, manis namun rumit. Jika cinta sudah terpatri dalam hati, usia tak kan jadi alasan untuk tidak saling mencintai. Dinda Fitriah, seorang janda muda beranak satu harus terjebak dalam percintaan dengan seorang berondong. Keduanya saling mencintai dengan level kebucinan tingkat tinggi. Kembalinya sang mantan suami dan terhalang restu orangtua membuat kisah cinta pasangan beda usia ini menjadi rumit. Dapatkah mereka berdua bertahan? Ataukah kisah cinta mereka harus berakhir karena terhalang restu dan perbedaan usia di antara keduanya?
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai kaca berdiri
Baca
+Pustaka
Ratu Tak Akan Jadi Babu

Ratu Tak Akan Jadi Babu

Kata orang kita semua akan menjalani kehidupan baru setelah menikah, akan banyak suka dan duka setelahnya.  Aku menikah dengan seorang lelaki yang kucintai, tak peduli akan statusnya yang bukanlah anak kandung dari orang tua yang saat ini bersamanya. Karena ingin membalas budi kepada mereka, Suamiku tetap memilih tinggal di rumah Ibu Angkatnya, wanita yang sama sekali tak pernah memberikan kasih sayang padanya karena kasih sayang itu hanya didapatkan oleh Ayah yang kini sudah tiada.  Dengan Mas Azka anak angkatnya saja Ibu memperlakukannya dengan penuh kebencian, tak perlu ditanya bagaimana denganku kan?  Hari-hari yang kujalani begitu berat hingga akhirnya membuatku memilih untuk memaksa suamiku pergi dan menegaskan kepada Ibu dan Ipar-iparku kalau kami tak sepantasnya diperlakukan begini.  Dengan penuh keberanian akhirnya aku memilih jalan untuk menyadarkan mereka, jika statusku ini adalah Menantu dan bukanlah seorang Babu. Setelah beberapa lama akhirnya semua berjalan baik-baik saja, namun cobaan kembali mengguncang rumah tanggaku, segala hal sudah kucoba, bertahan, berjuang, hingga akhirnya sampai pada titik pasrah.  Orang ketiga yang memasuki istanaku mencoba untuk menyingkirkan posisiku, namun aku tetap berdiri dengan tangguh dan membuat semuanya sadar bahwa seorang Ratu tak akan pernah menjadi Babu!
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai kaca berdiri
Baca
+Pustaka
Setelah Si Putri Palsu Dibunuh Penculik

Setelah Si Putri Palsu Dibunuh Penculik

Semua bermula ketika aku dibawa kembali ke Keluarga Andaru. Di saat yang sama, putri palsu di keluarga itu memilih untuk terjun ke laut dan memalsukan kematiannya. Seketika, dunia berbalik menyerangku. Semua orang menudingku sebagai penyebab kematiannya. Hanya suamiku, Arya Baskara, yang tetap berdiri kokoh di sisiku. Aku sempat terbuai, mengira dia benar-benar mencintaiku. Hingga suatu malam, aku tak sengaja mendengar percakapannya dengan temannya. "Saras akan segera kembali. Apa rencanamu terhadap istrimu di rumah?" Suara Arya terdengar begitu dingin saat menjawab, tanpa sedikit pun kehangatan. "Bagaimana mungkin aku jatuh cinta padanya? Dia sudah menyiksa Saras sampai mati. Aku mendekatinya cuma buat balas dendam dan menghancurkan hidupnya." Tak lama kemudian, aku diculik. Saat para penculik menelepon Arya untuk meminta tebusan dan mengancam akan membunuhku, dia sedang sibuk menggelar pesta penyambutan yang mewah untuk kepulangan kekasih hatinya. Dia bahkan tidak sudi membuang waktu untukku. "Kalau mau bunuh, lakukan saja sekarang! Setelah mati, buang saja mayatnya ke laut untuk jadi makanan hiu!" cetusnya ketus. Akhirnya, keinginannya terkabul. Jantungku ditikam dan tubuhku dilempar ke laut dalam untuk dimangsa ikan. Akan tetapi, rambut pria itu justru mendadak memutih dalam semalam karena penyesalan yang tak berujung.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kaca berdiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3334353637
...
45
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status