Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Pengganti

Gadis Pengganti

Tempat yang Felysia tuju adalah sebuah kafe yang letaknya tidak jauh dari rumah Alif. Wanita itu memarkirkan mobilnya kemudian turun dari mobilnya. Tanpa banyak berbicara, Kamea hanya mengikuti ke manapun Felysia membawanya. Hatinya merasa benar-benar gugup dan resah. Ada rasa takut yang merasuki pikirannya hingga membuat gadis itu tidak tenang. Felysia bersikap tenang dan santai. Ia memilih meja yang berada dekat jendela agar bisa melihat suasana di luar dari dalam kafe itu. Wanita itu juga memesankan minuman untuknya dan juga Kamea.
9.957.3K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as kafe micasa
Read
+Library
Kurir Pemilik Sistem

Kurir Pemilik Sistem

Kafe itu bernama "Sky Light Cafe", berada di lantai 14 sebuah gedung perkantoran di kawasan Kuningan. Tempatnya tidak terlalu besar, tapi memiliki daya tarik utama, jendela kaca besar dari lantai hingga langit-langit yang menghadap ke selatan, menyuguhkan pemandangan Jakarta dari ketinggian, gedung-gedung pencakar langit, jalanan yang dipenuhi semut-semut mobil, dan di kejauhan, gunung-gunung yang tampak seperti lukisan kabur di balik polusi.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as kafe micasa
Read
+Library
Casabelle

Casabelle

Dengan sedikit usaha Ara berjalan menuju meja mereka berdua yang berada di tengah Cafetaria. Perasaan lega langsung menghampiri Ara ketika dirinya mendudukkan tubuhnya di kursi yang sudah disediakan Clark Clark tertawa melihat Ara yang ngos-ngosan dan Clark menyodorkan segelas orange juice pada Ara. Dengan cepat Ara menerimanya dan tersenyum seperti mengucapakan terima kasih karena sikap perhatian Clark. "Kenapa Cafetaria sangat penuh hari ini ?" Ucap Ara dan Clark mendengus mendengar nya.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as kafe micasa
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

sambung Kiai Mukhsin, “apa kamu bersedia, Sep?” Asep meneguk saliva beberapa kali. Dahinya mendadak disesaki bulir keringat. Tidak mungkin juga ia menolak permintaan Kiai Mukhsin. Ia pasti langsung akan dicap sebagai orang tak tahu diri. “Bagaimana, Sep?” Kiai Mukhsin bertanya. “Sa-saya bersedia, Kiai,” jawab Asep akhirnya. “Tujuan kita adalah Cimayit,” kata Kiai Mukhsin, “saya memang belum pernah datang ke tempat itu, tapi untungnya saya menemukan rute ke tempat itu dari barang peninggalan alamarhum Kiai Rohmat.”
9.775.4K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as kafe micasa
Read
+Library
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Safa sudah masuk ke dapur. Aku mengikuti dengan Mikayla di gendongan. "Mbak Tika, boleh nggak kita pakai dapur sebentar?" "Boleh, Mbak. Silakan." Mbak Tika tersenyum. Aku meletakkan Mikayla di kursi tinggi khusus anak-anak yang memang disediakan di cafe. Safa sudah membuka kulkas, mengeluarkan telur, tepung, mentega, dan krim.
1018.0K viewsCompletedAdded to Library 665 Times as kafe micasa
Read
+Library
Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Setelah mengucapkan terima kasih, aku keluar dari mobil sedan hitam ini. Aku tidak tahu banyak tentang Kafe Mocha Matcha, namun katanya kafe itu adalah destinasi populer bagi mahasiswa fakultas MIPA dan Teknik, yang mencari tempat nyaman untuk nongkrong dan bersantai yang lumayan dekat dari dua fakultas itu. Kafe ini menawarkan pengalaman unik dengan desain berlantai dua yang modern dan atmosfer yang hangat.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as kafe micasa
Read
+Library
ANOTHER TOXIC STORY

ANOTHER TOXIC STORY

Pak Marwan mengatakan kalau dia sempat pergi ke sebuah kafe yang dia rasa familiar dengan warna dan desain logonya, namun dia lupa nama dari kafe itu. “Apakah mantan kekasihmu membuka kafe? Aku cukup familiar tapi ragu dengan ingatanku,” ujar Marwan. Eca tersenyum canggung, dia melirik Adra yang masih berbincang dengan pak Darna dan bu Anna. “Feel Nice. Kalau enggak salah itu nama kafe dia.” Seketika Bella melakukan pencarian di sosial media. “Oh ini. Keren juga tempatnya, luas area outdoornya.” Perempuan itu benar-benar stalker handal.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as kafe micasa
Read
+Library
Cinta Lama Belum Kelar

Cinta Lama Belum Kelar

kata seorang pelanggan caffe Sandiwara mu bisa mencemarkan nama baik caffe ini batin Saka kesal dengan Melisa "Iya mas, bawa aja kerumah sakit."timpal pelanggan yang lain, Saka membopong tubuh Melisa keluar dengan kesusahan karena berat badannya "Aku ikut!" Seru Nauma melepaskan celemek yang terpasang dibadanya ,dia harus menuntut pertanggung jawaban pencemaran nama baik caffe nya.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as kafe micasa
Read
+Library
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Kafe itu berada di lantai dasar sebuah gedung perkantoran di pusat kota. Radit dan Maya tiba sepuluh menit lebih awal. Mereka memilih meja di sudut paling belakang, agak tersembunyi tapi tetap terang. Radit memesan dua iced americano, Maya memilih chamomile tea. Tangan mereka saling genggam di bawah meja. "Kamu tenang?" tanya Radit pelan.
9.8119.6K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as kafe micasa
Read
+Library
Suami Perkasa

Suami Perkasa

Kafe “Mansion” sore itu ramai oleh suara tawa dan denting sendok di cangkir porselen. Aroma kopi dan kayu manis memenuhi udara. Mariana duduk di meja dekat jendela, tampil memukau dengan blazer krem dan kacamata hitam yang sengaja belum dilepas. Di depannya, Max datang membawa dua gelas latte, dengan ekspresi bangga seperti baru menaklukkan dunia.
109.3K viewsOngoingAdded to Library 214 Times as kafe micasa
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status