Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dive Back Into You

Dive Back Into You

Apa pelanggan cafe ini sebenarnya hanya ingin melihat Saka? Shana mengangguk tanpa sadar. Siapa coba yang tidak tertarik dengan pesona Saka. Namun di sisi lain, tipe cafe yang diusung lelaki itu terbilang unik. Bakery cafe yang ditawarkan Saka cukup menarik bagi yang ingin breakfast, brunch atau sekadar berbincang santai. Terdapat beragam baked goods dan minuman di cafe ini. Mulai dari macarons, cookies, cupcakes, muffins. Cream puffs dan jenis choux yang lain kesukaan Kiana juga tersusun cantik dalam etalase. Sandwich dengan banyak varian juga menjadi andalan tempat ini, bahkan Shana pernah mencobanya untuk mengganjal lapar. Untuk item minumannya ada coffes, milkshakes, smoothies, dan juic
103.0K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as kafe micasa
Read
+Library
Catch Me If You Can

Catch Me If You Can

terangnya yang langsung mendapat senyuman maklum dari George. "Kau sudah pesan?" George menyodorkan buku menu kepada Myra. Sampulnya berwarna putih dengan logo kopi di depannya. Desain yang begitu simpel, mungkin agar terlihat cocok dengan interior kafe tersebut yang cukup minimalis. Suasana kafenya pun dibuat sedemikian rupa agar para pengunjung merasa nyaman di sana. Myra menggeleng. "Belum, aku tak tahu cara memesannya, jadi aku langsung ke sini menemuimu," jawabnya polos. "Ini pertama kalinya aku ke kafe."
107.3K viewsOngoingAdded to Library 277 Times as kafe micasa
Read
+Library
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

“He..he..” Akhirnya Millia dan Jeni mengunjungi sebuah kafe bernuansa modern terletak di Jalan Amboa. Begitu pintu masuk dibuka, semerbak harum kopi langsung menyambut. Lebih cepat dibanding pelayan berdasi yang memandu mereka ke meja kosong. Warna coklat yang dominan, hitam dan kuning, terasa kental menyapu funitur, tembok, dan langit-langit serta lantai.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as kafe micasa
Read
+Library
Accidentally Fall For You

Accidentally Fall For You

Kali ini Sasha menggunakan nama Mikhaela Purtov. Kini ia sedang berada di sebuah cafe yang bernama Café~Café di daerah Rytířská 10/10, 110 00 Staré Město,Praha, Ceko. Cafe tersebut terletak persis di depan sebuah gedung perkantoran, dimana pemiliknya yang akan menjadi target sasaran Sasha. Sasha sengaja mengambil meja di samping jendela, yang bisa membuatnya melihat jelas ke arah gedung tersebut. Sasha tidak memesan banyak makanan, hanya secangkir kopi dan camilan ringan.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as kafe micasa
Read
+Library
I Love You My Sweet Kellgaren (INDONESIA)

I Love You My Sweet Kellgaren (INDONESIA)

sambung Marcia. "Kerja? Emang kamu kerja apa di cafe?Cafe mana?" tanya Killian penasaran dan setengah tidak setuju Marcia kerja. Bagaimanapun Marcia tidak kekurangan apapun dari segi financial dan kasih sayang. Begitu pikir Killian. "Cia ingin punya pengalaman kerja Kak. karena sekarang Cia masih nyusun skripsi, Cia ambil part time sebagai Barista di Cafe Koffie and Tea." terang Marcia.
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 329 Times as kafe micasa
Read
+Library
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

“Kita tetap ke kafetaria seperti rencana semula. Aku kurang suka dengan tempat terbuka. Semua orang yang mengenaliku pasti langsung bisa mendatangi.” Seakan sudah sering berada di rumah sakit itu, Mika memimpin jalan menuju kafetaria yang pintunya terdapat di dua sisi. Kafe itu bisa dijangkau dari dalam ataupun dari luar rumah sakit. “Luar biasa besarnya rumah sakit ini. Ini rumah sakit pusat keluarga Abang juga, kan?” Mika mendorong pintu kafe dan melangkah ke sudut ruangan. Ia memilih satu meja dengan dua kursi yang saling berhadapan. “Kita di sini aja,” sambut Mika.
9.9358.2K viewsCompletedAdded to Library 10.4K Times as kafe micasa
Show Reviews (189)
Read
+Library
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Read All Reviews
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Hingga akhirnya perjalanan mereka sampai di Macy’s Plaza. “Cris, kamu mau ikut tidak?” tanya Mikaila kepada Cris. “Tidak usah Nona.” “Ya sudah, jaga dirimu, ya,” balas Mikaila sambil tersenyum. Mikaila langsung merangkul Kaila yang postur tubuhnya lebih kecil ini. Mereka langsung berjalan ke salah satu kedai kopi, starbucks. Mikaila memesan kopi americano saat ini sedangkan Kaila hanya caramel macchiato. Mereka berdua duduk saling berhadapan. Kaila masih merasa canggung dengan Mikaila ini.
1014.4K viewsOngoingAdded to Library 402 Times as kafe micasa
Read
+Library
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

Si Pemilik Kafe, Rimbu, tenggelam di meja kasir, menyisakan setengah poni rambutnya dari kejauhan. Aksara pun memulai aktivitas rutinnya, membersihkan tempat latihan, menyiapkan buku absen, dan memutar cuplikan video yang mempertontonkan betapa terkenalnya tempat latihan muay thai miliknya. Satu per satu orang mulai berdatangan dan tertib mengisi buku absen. Setelah menyelesaikan sesi latihan pagi, seperti biasa Aksara langsung memesan makan siang di warteg* atau di kafe Rimbu.
9.83.1K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as kafe micasa
Read
+Library
MAS, KAWIN YUK?!

MAS, KAWIN YUK?!

Protes teman ayah Cinta. “Ntar Cinta bikinin pake sterofoam.” “Udah, Udah. Omongan Om Rafael kamu dengerin. Emang kamu kira dia nggak punya kesibukan.” Ujar Dimas, menengahi. Sekali lagi Dimas mengucapkan terima kasih kepada koleganya. Ia berjanji akan menyempatkan waktu agar keduanya dapat menikmati hobi tanpa diganggu oleh srikandi-srikandi mereka.
106.9K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as kafe micasa
Read
+Library
 Direndahkan Mertua

Direndahkan Mertua

“Nggak ada, Ma. Teman aja.” Mikaila segera bangkit dari meja makan, meninggalkan makanan yang nyaris tak tersentuh. Ia harus pergi, meskipun ia tahu risiko yang mungkin ia hadapi. Jam lima sore, ia sudah berada di kafe yang disebutkan dalam pesan. Dan dia tidak boleh terlambat. ‘Siapa kamu sebenarnya?” batin Mikaila cemas.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as kafe micasa
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status