Pelan-Pelan, Mas Kaisar!
Dan, beberapa saat kemudian, Kaisar mengerang panjang seiring miliknya berhasil di tumpahkan dan tubuhnya menegang.
"[Ah, enak, Sayang....]"
Meskipun gelombang kenikmatannya tidak seperti saat bermain dengan Liona, tetapi Kaisar tetap menikmatinya.
Dari pada menahan hasrat dan membuat kepala atas serta bawahnya berdenyut-denyut, lebih baik bermain solo. Apalagi, ada Liona yang menemani dan menjadi objek fantasi liarnya.
Setelah mencapai puncak klimaks, Kaisar meraih kotak tisu dan segera membersihkan miliknya. Lalu, memakai kembali celana boxernya.
Hot Chapters