Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Liar Sang Pengasuh

Godaan Liar Sang Pengasuh

ucap Naura menatap Leon yang ingin pergi. Naura sudah lama menyukai Leon, umur mereka juga tak jauh beda, hanya berjarak 3 tahun saja tetapi Naura memanggil Leon dengan sebutan 'Kak'. "Aku sibuk, banyak pekerjaan yang harus aku lakukan lagi," kata Leon dengan menggendong Arvaz berniat pergi. Satu keluarga besar sudah tau seberapa sibuknya Leon ini, sesibuk-sibuknya Tuan Duke tetapi lebih sibuk lagi Leonardo Valentino ini.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai kakak lia
Baca
+Pustaka
FAUZIAH AZZAHRA

FAUZIAH AZZAHRA

Luka itu nyaris infeksi, sebab setiap hari dibubuhi garam, tanpa pernah meyisakan penawar. “Hiks! Hiks!” isakan Azizah terdengar memilukan bagi siapa saja yang mendengar gadis berusia dua belas tahun tersebut. ternyata dia tak sekuat apa yang sedetik lalu ia katakan di hadapan Tuhan. Anak itu hanyalah mahluk lemah tak berdaya ketika merasakan kembali dukanya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kakak lia
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Aku melotot pada Angkasa yang tersenyum miring. "Aku sama Lia jalan-jalan bentar, boleh kan Tante? Om?" Izin Kak Bisma pada Bunda dan Papa, setelah acara makan siang bersama ini selesai. 'Lia' adalah panggilan kesayangan dari Kak Bisma untuk Kak Viny. Diambil dari nama belakang Kak Viny: Aulia. "Boleh, tapi jangan sampai terlalu malam," jawab Papa. "Bintang sama Angkasa nggak jalan-jalan juga?"
9.870.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kakak lia
Baca
+Pustaka
Bertahan Karena Terlalu Mencintaimu

Bertahan Karena Terlalu Mencintaimu

Setelah mengatakan itu, Putra pamit undur diri dari ruangan itu. Santi yang sebagai ketua mendekat pada Lia dan tersenyum ramah. "Silakan perkenalkan diri, Kak," pintanya. Dengan percaya diri Lia memasang wajah angkuh. "Perkenalkan, saya Lia yang akan menjadi teman kalian di divisi ini. Dan ingat, saya istri kedua dari bos kalian, Adi Yahya. Jadi, kalian jangan macam-macam sana saya." celetuknya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kakak lia
Baca
+Pustaka
KEMBARANKU SELINGKUHAN SUAMIKU

KEMBARANKU SELINGKUHAN SUAMIKU

Pagi hari yang cerah dikota yang indah, tapi tidak dengan sosok wanita cantik yang sedang termenung dikasur nya yaitu Lia, Li semalaman tidak bisa tertidur dengan nyenyak karna terus memikirkan kejadian yang ia baru saja alami bersama Kaka ipar nya tersebut. “Gabisa nih kalo gini terus, gue harus aktifitas.” Gumam Lia. Lalu dengan segera ia berjalan kekamar mandi melakukan aktivitasnya dan setelah ia merasa segar dengan segera berjalan menuju dapur. Saat menuju dapur Lia tidak melihat siapapun disana. Lia pikir kakanya itu sudah berada didapur untuk menyiapkan sarapan namun jauh diluar ekspetasi Lia.
918 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kakak lia
Baca
+Pustaka
Istri Mungil Dosen Tengil

Istri Mungil Dosen Tengil

“Kak, sudah selesai? Ayo duduk di sini, kakak masih ingat aku kan?” Gadis itu. Rindu masih tidak bisa berkata-kata saat Lia, sosok yang merupakan adik asuhnya sedang menariknya untuk duduk bersebelahan. Lia juga mahasiswi kedokteran semester 3. Mereka cukup akrab, karena Lia sering kali menanyakan perkara tugas kampus. Wait? Mereka ini? “Ahhh…semalam abang bawa kakak kemari.”
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 507 kali sebagai kakak lia
Baca
+Pustaka
PREDESTINATION

PREDESTINATION

kata Cakra lalu mengajak Lia duduk di salah satu kursi. “Kamu kan abis makan tadi, ga kenyang apa?” tanya Lia. “Engga, energi nya udah ke buang pas basket sama marahin Resta tadi,” kekeh Cakra. Lia tertawa. “Mbul dasar ya, mana ada anak paskib ngembang kek gini perut nya.” Lia iseng pun mencubit gemas perut milik Cakra. “Hahaha geli, Ay. Emang aku roti apa ada pengembang nya.” Cakra mengucapkan terima kasih karna makanan yang ia pesan sudah datang. “Pengen bakso kan kemarin kamu nih aku pesenin.”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai kakak lia
Baca
+Pustaka
200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

ancam Haikal, yang membuat Lia ngakak di tempat. "Yaudah, gue matiin dulu, ya, telponnya. Gue capek banget nih. Kaki gue pegel." Lia berbicara sembari memijat kakinya. Seriusan berdiri di mall sembari memilih pakaian hampir dua jam membuat kakinya pegal. Entah memang selelah itu atau dirinya saja yang kurang olahraga. "Habis ngapain emang?"
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai kakak lia
Baca
+Pustaka
Bismillah, Pernikahan Kedua dengan CEO

Bismillah, Pernikahan Kedua dengan CEO

ujar Dika sembari memasak spagetthi. “Ini pasti ada yang salah denganku, aku memikirkan hal ini terus-menerus!” gerutu Dika kesal. Tetapi, Dika memikirkan kejadian itu memang tak hanya sekali, bahkan sebelumnya di kantor pun sudah terjadi juga. Flashback on* “Hm, jika aku diberi kesempatan, aku ingin sekali jalan-jalan ke Korea. Kamu tahukan, Korea memiliki destinasi yang indah banget…,” ujar Lia. “Dan juga aku ingin merasakan musim semi di sana.”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai kakak lia
Baca
+Pustaka
Kamar 2A

Kamar 2A

“Aduh, sakit! Lihat ekspresimu deh!” Lia mencubit pinggang Rara, hampir menimpuknya dengan kopi panas di tangan satunya. “Ih, nggak lucu! Aku harus ngomong apa sama Ibu?!” Rara mengaduh kesakitan, mengusap air mata, lalu menarik tangan Lia dan mendudukkannya di kursinya. “Tenang, ayo kita duduk dulu.” Lia melipat tangan depan dada. Tiba-tiba seperti teringat sesuatu, ekspresinya berubah 180 derajat. “Eh, tapi sebenarnya aku mau sih jadi kakak iparmu.”
569 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kakak lia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status