MAAF! AKU CACAT
Kembali suara yang familiar menyapa gendang telingaku, terlihat Kak Pandu datang menghampiri dengan seragam yang sedikit berbeda dari kami.
Pakaian kakak Rukly itu terlihat lebih coklat dengan tempelan gambar yang banyak, yang menandakan bahwa pangkatnya lebih tinggi.
“Kamu ikut Mapelta juga?” tanya Kak Pandu setelah berdiri di depan kami.
“Iya, Kak,” jawab Melga, irisnya terlihat bergerak tak nyaman, mungkin merasa terintimidasi dengan tatapan ketua osis.
Kak Pandu terdiam sejenak, seperti menimbang-nimbang balasan yang lebih sopan. “Emang diizinin sama Brian?”
인기 회차