Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Petir Terakhir

Sang Petir Terakhir

teriak Miria sangat khawatir. Dua orang yang ada di belakang pria besar itu tertawa, sementara pria yang dipanggil kakak itu menyeringai puas. “Makan itu, dasar brengsek. Mau lagi?” Pria itu bertanya dengan sinis. Dia mengeluarkan satu lagi sebongkah tanah keras seukuran kelapa. Batu itu dia lemparkan ke atas dan ke bawah dengan tangannya seperti bola.
93.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai kakek petir
Baca
+Pustaka
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Setiap kata-katanya mengiris seperti pisau. "Aku bersumpah! Aku tidak terima dengan ini! Jika aku mati, kalian semua ikut mati denganku! Kalian semua akan merasakan kutukanku!!!" Kakek bongkok itu berteriak dengan suara yang semakin serak, rasa putus asa dan kebencian menggerogoti kata-katanya. "JELEGERRR!!!!" Tiba-tiba, suara petir menggelegar, menyambar di langit yang gelap, seakan alam pun turut merasakan kemarahan yang membara dalam dirinya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kakek petir
Baca
+Pustaka
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

sahut Angga acuh. "Asing? Itu Alien, kah? UFO, kah?" tanya Pace. "Iya, itu Alien lagi pake Koteka," balas Angga yang kesabarannya sudah habis meladeni Pace. ( Koteka : Pakaian Adat Papua ) *** Bel pulang sudah berbunyi sepuluh menit yang lalu, namun Tasya belum juga pulang. Mungkin kali ini misinya harus berhasil. Ia berjalan pelan menuju ke lantai dua karena lututnya yang masih berdarah, dan berharap tidak ada orang yang mengetahui aksinya kali ini.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai kakek petir
Baca
+Pustaka
Pendekar Naga Petir

Pendekar Naga Petir

Setiap gerakannya memancarkan kekuatan yang membuat tanah bergetar. Kelima elit Sekte Langit Petir langsung panik. “Itu... roh naga?! Tapi bukan roh biasa—itu naga langit sejati!” “Mana mungkin manusia bisa—” Mereka tak sempat menyelesaikan kalimatnya. Naga itu mengaum, dan suaranya membuat udara di sekitar bergemuruh. ZRAAAAASSSHHH! Gelombang petir menyapu seluruh lembah. Formasi di tanah pecah dalam sekejap. Empat anggota elit terpental keras, dan bahkan pemimpin mereka pun berlutut, darah menetes dari mulut.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kakek petir
Baca
+Pustaka
Jerat Ketos Galak

Jerat Ketos Galak

Tanpa berkata apa-apa, cowok itu mempererat genggaman tangan mereka di atas sandaran kursi. Setelah pertunjukan selesai, Andrea dan Kyrran makan siang di restoran yang menghadap tangki ikan raksasa. Setelah menikmati appetizer dan hidangan utama, dessert yang Kyrran pesan akhirnya datang. Mata Andrea bebinar cerah kala menyaksikan sepiring red velvet cake disajikan di hadapannya. Andrea mengangkat pandangannya. "Kamu tau dari mana dessert kesukaan aku?" tanya gadis itu pelan.
1015.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 550 kali sebagai kakek petir
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Sweety
Kakak pembaca buku ini semuanyaa, aku baru baca semua komentar-komentar kakak dari fitur komentar, terima kasih ya kak atas supportnya. Kritik dan sarannya pun semua aku terima. Makasih ya, kakak readers kesayangan. ^^
Uing
prediksi maxwell ato samuel yg nongol trnyata pak handoko, daisy dan jasper blm nongol jg, psti ada peran penting ga mungki skdr lewt, pak handoko aja bisa nongol, andrea jg blm kthuan kakeknya ykin ada momen ketahuan, tros kyrran ayolah jujur sj soal penyakitnya ke andrea, btw 5 bab sehari dong
Baca Semua Ulasan
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

"Omong kosong. Ketagihan pura-pura mati, ya?" Kak Eki mendorong kacamatanya, sorot matanya dipenuhi rasa muak. "Trik menahan napas dan berpura-pura pingsan seperti itu, cuma bisa menipu orang-orang bodoh seperti kalian." Wajah Kak Dimas bahkan tampak makin muram. "Dia memang nggak tahan melihat Nara bahagia. Harus sekali membuat masalah di saat seperti ini!"
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai kakek petir
Baca
+Pustaka
DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

DEKAP HANGAT KAKAK TIRIKU

Yudistira menatap Rania dengan tatapan bersalah, lalu menggeleng-gelengkan kepalanya dengan raut minta maaf atas kelakuan norak teman-temannya. Ia mendorong kasar dada kedua sahabatnya agar menjauh dan melepaskan kuncian lehernya. "Sorry banget ya, Ran. Malu-maluin emang mereka ini. Kenalin, yang mulutnya lemes dan nggak ada saringannya kayak emak-emak ini namanya Kevin. Terus yang agak cebol di sebelah kiri ini namanya Cakra. Mereka teman-teman sekelasku yang sayangnya nggak bisa aku block dari hidupku," jelas Yudistira panjang lebar, memperkenalkan mereka.
902 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai kakek petir
Baca
+Pustaka
Petaka Puber Kedua

Petaka Puber Kedua

ujarku menasehati gadis cantik yang terlihat berusaha sekuat tenaga menahan air matanya agar tak terjatuh. Usai berziarah, kami pun gegas kembali ke mobil. Sepanjang jalan, kami hanya saling diam sampai akhirnya terdengar suara petir menggelegar disertai angin kencang dan tak lama kemudian, hujan pun turun mengguyur bumi dengan derasnya. "Om, gimana ini, Sintya takut banget?" Sintya bertanya dengan setengah berteriak karena suara hujan yang membuat suaranya tak bisa terdengar dengan jelas.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kakek petir
Baca
+Pustaka
Permainan Kakak Tercinta

Permainan Kakak Tercinta

Kakak ipar yang sedang menikmati pijatan itu tiba-tiba membuka mata dengan marah dan mendorong kakakku dengan kasar, lalu berkata, "Kamu mah enak tinggal bilang! Rose, si wanita tua itu benar-benar keterlaluan, Dia pikir aku ini siapa? Bahkan bicara dengannya saja aku merasa jijik! Dia pikir aku ini gigolo, selalu siap kapan pun dia mau?! Sialan!" Kakakku yang didorong keras hingga jatuh tidak marah sama sekali. Dia justru bangkit lagi dan memeluk kaki kakak ipar sambil memasang senyuman penuh rasa hormat, berkata, "Sabar ya, sebentar lagi semuanya akan selesai. Semua ini demi masa depan kita. Suamiku harus kuat, ya." Siapa Rose? Gigolo? Apa kakak ipar punya hubungan dengan wanita lain? Dan
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai kakek petir
Baca
+Pustaka
Pembalik Langit Dunia Persilatan

Pembalik Langit Dunia Persilatan

kehampaan retak memunculkan jalan dunia bawah. "Sekarang!" "Langkah Petir!" "DUARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" Semua orang tersentak kaget melihat cara immortal Lou menambah kecepatan terbang, langkah petir membuat dewa petir mengerutkan keningnya, Dewi musim mencoba bertanya dari mana inti petir yang diperoleh. "Anak muda, dimana kamu mendapatkan inti petir?"
1082.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai kakek petir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status