Ahli Waris
“Loh, loh! Ini mau ke mana? Cinta!”
Dia berlari tanpa arah. Aku biarkan mobil begitu saja. Bahkan kuncinya masih berada di dalam. Yang terpenting Cinta bisa aku tangkap.
“Cinta kamu ini mau apa? Sudah jangan seperti ini! Aku tahu kamu itu sangat marah. Kamu pukul saja aku. Tapi jangan seperti ini. Aku mohon! Kasihan si kembar!” teriakanku yang tidak membuat Cinta menghentikan langkah. Dia masih berlari, dan terus berlari, hingga, “Argh!”
“Cinta!”
인기 회차