Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi
Shane bolos dari kelas praktikum yang penting, memanjat pagar demi membelikannya teh jahe gula merah, lalu menunggu selama satu jam di bawah gedung asrama putri hanya demi menyerahkan minuman hangat itu langsung ke tangannya.
Dia teringat malam saat Shane melamarnya, di lapangan sekolah tempat mereka pertama kali bertemu. Shane menyusun lilin membentuk hati yang besar, berlutut dengan satu kaki, dan berkata dengan suara tercekat, "Geisha, menikahlah denganku. Seumur hidup ini, aku, Shane Juan, cuma akan mencintaimu seorang, nggak akan pernah berubah."
Sikat na Kabanata