Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

ketus Kinanti "Ya, silakan." Kinanti pun meninggalkan ruang tamu rumahku dengan luas 3x3 meter ini dengan wajah penuh kekesalan. Ia menuju mobil yang diparkirkan di halaman rumahku yang juga tidak terlalu besar yang hanya dominan ditumbuhi bunga sepatu sebagai pagar alami. Deru mesin mobilnya terdengar jelas di telingaku. Ketika mobilnya menghilang dari pandangan, kututup kembali pintu utama yang tadi sempat terbuka. Aku masuk ke dalam rumah dengan perasaan yang entah bagaimana lagi aku mendeskripsikannya. Bagaimana tidak? Gundik suamiku itu dengan tiba-tiba datang dan meminta izin untuk menikahi suamiku. Berani sekali bukan?
12.9K viewsCompletedAdded to Library 465 Times as kangen rumah
Read
+Library
Balada Asmara Biduan Dangdut

Balada Asmara Biduan Dangdut

Kang Bambang mengisap rokoknya dalam-dalam, lalu membuang asapnya dengan malas. “Kangen? Ngapain aku kangen sama rumah? Kalau kali amah enak, soalnya di rumah itu ada penghuninya, jadi masih patut jika dibilang kangen. Lha kalau aku? Rumah isinya cuma tikus dan kecoa aja. Mau kangen juga sama siapa?” Dia tertawa. Meskipun tertawanya bernada getir. Dewik tahu yang dimaksud Kang Bambang. Sehingga dia tidak berusaha membujuknya lagi.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as kangen rumah
Show Reviews (13)
Read
+Library
ms huang
hi kk...aku datang dukung kmu dgn ksi 5* biar cpt nyala bintangnya yaa... yukkk intip ceritaku juga kk. judulnya KEKASIH BRENGSEKKU ...uda msuk bab 18...cerita ttg hubungan toxic, dijamin seru! makasi y kk ...
liza sarah
cerita yg unik. gk tau kisah nyata ato gk, tp ngalir alami gt jln ceritanya. gk bnyk2 drama buatan buat seru cerita. sukaaaaak.... lucu, seger ceritanya. pesan moralnya jg dpt. ya ampuuuun setelah tamat ceritanya br berasa kehilangan. keren lah, gk bosen bacanya.
Read All Reviews
Perpisahan Di Musim Salju

Perpisahan Di Musim Salju

"Kamu kenapa sampai ternganga begitu." "Aku terkejut Ken, rumah mu bagaikan istana. Pantas saja kamu angkuh dan tidak ada yang berani kepadamu." "Aku tidak angkuh, aku hanya tidak suka kepada orang-orang yang Sok kaya." Rin tidak menjawabnya dia malah fokus melihat rumah Ken yang elegan itu. Pintunya berwarna putih kombinasi ungu muda dan ada ukiran inisial huruf MF di tengahnya, mungkin nama orang tuanya Ken. Saat pintu di buka, Sofa indah berwarna ungu muda dan meja berukuran sedang berwarna senada.
4.7K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as kangen rumah
Read
+Library
PESONA PRIA RIVAL SUAMIKU

PESONA PRIA RIVAL SUAMIKU

"Pantas wajahnya nggak asing. Kenna, ayo mampir ke rumah. Sekalian ngobrol di dalam." Kenna gelagapan. "Aduh, Bu, saya... mungkin lain kali saja." Dia tak ingin lebih dekat dengan lelaki yang jelas dia tahu menyukainya itu. "Tidak usah sungkan," Rangga menimpali. "Rumah kami tepat di depan masjid. Mami pasti senang kalau k amu mau mampir sebentar." Beberapa ibu lain mendesak lembut. "Sudah, Mbak Kenna. Jarang-jarang ada kesempatan Mbak main ke sini. Bu Wieke itu orangnya hangat."
103.5K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as kangen rumah
Read
+Library
Perjalanan Hidup Alvira

Perjalanan Hidup Alvira

Ke rumah aku yang satu lagi dulu yourex Mau ngapain emang? Ada siapa disana? MchJr. Masih kangen.. Ada si bapak kalo gak jalan angkot yourex Oh ya udah jangan lama tapi.. jam 12 an lah udah di rumah lagi aku nya . Yaa? MchJr. Hmm bentar dong gitu mah. yourex Ya termasuk lama dong, aku udah nginep juga kan? Huh dasar.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as kangen rumah
Read
+Library
Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Aku cuma tersenyum. Acara haulan bapak mertuaku sedang dimulai. Kami semua beserta kerabat lain berkumpul di ruang tengah. Sementara para bapak yang sedang baca doa berada dimulai dari teras depan sampai memenuhi ruang tamu. Rumah ibu memang cukup luas, sehingga cukup muat untuk diisi oleh orang banyak. Dari kejauhan ibu melambaikan tangan. Aku mengangguk lalu dengan membungkukkan badan melewati semua orang. Kami duduk berkumpul di atas karpet.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as kangen rumah
Read
+Library
Ku Temukan Rumahku

Ku Temukan Rumahku

Bi Sarmi tersenyum "Non.. saya selalu berada di rumah ini, jadi saya tinggal disini selama ini. Kebetulan ada Non, dan tuan serta teman-teman pembantu di rumah ini, jadi saya tidak hidup sendiri Non" "Sepertinya Bibi yang paling lama disini ya" "Benar non.. sebelumnya bahkan hanya saya dan satu orang pembantu ketika Nyonya masih hidup. Tapi setelah kematian Nyonya, Tuan menambah beberapa pembantu lagi, dan supir" "Benar.. rumah ini memang menambah pembantu lagi semenjak Ibu meninggal. Tapi seakan rumah ini sudah tidak terlalu hidup semenjak Ibu meninggal, walaupun faktanya memiliki beberapa penghuni baru"
3.1K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as kangen rumah
Read
+Library
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

tanya Kirana khawatir. "Sebenarnya, Mama dan Papa sudah berencana untuk menjual rumah kita. Kami tidak mau terus-menerus merepotkan Ronald. Rencananya, setelah rumah itu terjual, kita akan membeli rumah baru yang sederhana dan sebuah kios. Papakamu kan sudsh tidak bisa bekerja. Mama mau membuat toko roti. Kamu kan juga pandai membuat roti. Kita bisa mengelolanya sama-sama," ujar Mamanya. "Lagipula, kondisi Papa kamu sudah membaik! Tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi!" lanjut Mamanya.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as kangen rumah
Read
+Library
Bidadari di Dalam Rumahku

Bidadari di Dalam Rumahku

kataku Ilham terdiam, dia lalu melajukan mobil ke rumah. *** Pagi itu Putra membalas pesanku, aku senang sakali. "Aku dengar kamu cari aku. Kenapa kamu mulai kangen ya karena satu minggu gak ketemu," pesan Putra. "Kamu kemana aja? Bukan hanya aku yang kangen tapi Kiara juga," balasku. "Kalau urusanku sudah selesai, aku akan ke rumah kamu," pesan Putra.
1036.8K viewsCompletedAdded to Library 882 Times as kangen rumah
Read
+Library
AKIBAT DEADLINE MENIKAH

AKIBAT DEADLINE MENIKAH

Kinar yang pernah kecelakaan di jalan raya, memang merasa trauma. Galang menyusuri jalanan yang kanan kirinya hamparan sawah yang sangat luas. Jalanan tampak sepi hanya beberapa kendaraan saja yang lewat. Setelah memasuki jalan setapak kecil, Galang memasuki sebuah perkampungan. Dia kemudian menghentikan kendaraan di depan sebuah rumah bergaya joglo yang dindingnya penuh ukiran kayu jati. "Ini rumah keluarga angkatmu itu, Mas? Rumahnya luas banget," tanya Kinar yang tampak mengagumi rumah dengan aksen Jawa itu.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as kangen rumah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status