Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan sang Menantu Tertindas

Pembalasan sang Menantu Tertindas

Bagas berujar dengan bangga, "Karina, bukalah. Coba lihat, kamu suka atau nggak." Karina juga terkagum-kagum. Kanton adalah seniman yang paling dihormati dan disukainya di dunia ini. Karina mengenali setiap lukisan karya Kanton. Tentu saja, dia hanya pernah melihatnya lewat internet. Dia belum pernah mendapat kesempatan untuk melihat sendiri karya aslinya.
8.9460.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.3K kali sebagai kantin tunas bangsa
Tampilkan Ulasan (53)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Kaisar Dewa
Sembari menunggu update. yuk baca "SANG MENANTU TERKUAT" Nama Penulis : Kaisar Dewa. Bercerita tentang pembalasan seorang menantu laki-laki yang diselingkuhi istri tercintanya di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka.
Baca Semua Ulasan
Istri Buruk Rupa

Istri Buruk Rupa

Nomor unit, alasan perpisahan dan rumors yang berkembang, pasti ada sesuatu yang besar di dalamnya. *** Di kantin, Tania terlihat menenggak air putih dingin, di hadapannya ada Hanung yang terus mengamatinya. Kantin sedang sepi, hanya ada mereka berdua, duduk di kursi paling ujung. “Itu sudah gelas keduamu,” ucap Hanung. “Ya, kamu tahu, tubuhku panas sekali, bu RT itu benar benar membakar seluruh isi tubuhku,” ucap Tania.
9.518.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai kantin tunas bangsa
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

John menyampingkan tatapannya ke sudut timur laut, “Kau salah jika menganggap negaramu miskin daya juang, Natalie. Di negaraku, Tanzania, tidak ada suporter sepak bola yang mendukung tim nasional usia dini sama banyaknya dengan suporter tim senior mereka. Indonesiamu ini benar-benar unik. Mereka mendukung semua lini kehidupan. Dan aku baru sadar, ketika suporter bola idolamu itu berteriak dalam tugasnya, Siapa kita? Indonesia! Siapa kita? Indonesia! Siapa kita? Indonesia! Aku menemukan jawaban dari nasionalisme itu. Dan aku akan sumbangkan jawaban dari pertanyaan utama dalam esaiku tentang Indonesia." Aku tertawa kecil melihatnya berkata demikian sambil mengangkat genggaman tangan. Aku hanya
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai kantin tunas bangsa
Baca
+Pustaka
Menantu Paling Oke

Menantu Paling Oke

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang mau menghargai sejarah, sekacau apapun itu." by Darmanto. "Damai, ayo kalian berdamai. Den Bari, Den Wisnu. Damai itu indah lho? Kalau enggak, Mbok akan ngambek ga mau ngomong ke kalian 1.001 hari loh? Hayo 1 ... 2 ... 3 ...!"
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kantin tunas bangsa
Baca
+Pustaka
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Tapi jangan Jadikan Keramahan Kita Untuk Diinjak-injak Oleh Bajingan-bajingan ini.Kita Menghargai Seluruh Niat Baik Bagi Mereka yang Merasa Menjadi Saudara Kita.Tapi Kita Tidak Mau Toleran Dengan Sikap yang Merendahkan,Melecehkan Harga diri Bangsa Kita…,Yang Kita Inginkan Adalah Bahwasanya. Seluruh Negara Di Dunia Saling Menghargai,Saling Mengasihi, Saling Menjaga,Saling Menghormati Tanpa peduli Warna Kulit,Agama, Budaya dan Adat Istiadat Kita. Kita Harus Menghargai Semua Perbedaan, Seperti Semboyan Di Negara Kita. Bhinneka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrwa. (Berbeda tapi Satu Jua,Berbeda Tubuh tapi Satu Jiwa) ,Kita Berbeda keyakinan tapi Kita adalah Saudara sesama Umat Manusia.Kita Sa
7.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai kantin tunas bangsa
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Bang Parlin. "Mamaknya?" tanyaku memancing. "Rasional," Butet yang menjawab. "Nasional, Tet, bukan Rasional," kata Bang Parlin. "Rasional, Yah, kok nasional?" "Gini, Tet, jika bicara itu, apalagi kita mau ikut-ikutan pembicaraan orang, kita harus ikuti sesuai konteks, internasional, tradisional, temannya itu nasional, jangan bilang pula profesional, lari dari ini pembicaraan," kata Bang Parlin.
9.8582.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.5K kali sebagai kantin tunas bangsa
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Bang Parlin & Nia,,,.becandanya bikin ngakak......... Jadi disangka ada affair antara istri majikan & supirnya......... 2 orang saudara laki laki Nia aji mumpung,...bukannya kerja,malah mau porotin uang Parlin... Nia mau melahirkan ,Parlin panik...ada mobil pribadi,malah naik becak ke rumah sakit.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Ia menyalakan dupa, menyiram kloset, dan berbicara pelan: > “Bu Partinah, saya Satto. Saya tahu Anda marah. Tapi dunia ini sudah berubah. Tisu bukan lagi simbol kesucian.” > “Jika Anda ingin ketenangan... ijinkan saya menyiramkan air suci dan melepaskan tisu dari penderitaan.” Tiba-tiba, tisu di dinding bergetar. Gulungan bergerak cepat, seperti hendak menyerang. Tapi sebelum melayang, Pak Satto menyemprotkan air kunyit dan menempelkan stiker bertuliskan: > “Dilarang Masuk. Renovasi Spiritual Sedang Berlangsung.”
870 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kantin tunas bangsa
Baca
+Pustaka
Bodyguard Hot Milik Nona Muda

Bodyguard Hot Milik Nona Muda

tanya Suzy dengan wajah melongo. "Ck! Kau ini tidak usah bertanya yang aneh-aneh. Kau masih polos. Fokus saja pada kuliahmu," ujar Nina. Elena hanya menggelengkan kepala melihat betapa polosnya gadis itu. Negara-negara di Asia memang masih banyak yang menjunjung tinggi norma, tidak seperti di negara barat yang begitu bebas. "Jadi, apa menu makan siang kali ini? Aku benar-benar sudah tidak sabar untuk makan makanan Korea lagi," tanya Elena sambil mengelus perutnya dan menjilat bibir bawahnya.
1065.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kantin tunas bangsa
Baca
+Pustaka
TRASHY

TRASHY

Cuma itu yang disampaikan sang wakil ketua OSIS yang tak lama lagi akan lengser, lalu berlari menjauh dari 'Kantin 2' tempat Tino menikmati makan siangnya ditemani Andra si tengil. Laki-laki berkulit sawo matang itu kembali duduk kala tubuh Diana masuk ke tempat pilihannya. "Gila ya... Cuek banget tuh cewek, udah digodain di kantin aja masih sok-sokan." ucapnya kala menatap Tino. Tino yang malas meladeni teman tak punya hati di sampingnya, lantas fokus lagi mengunyah bakso. "Nggak yang cewek, nggak yang di sini sama aja. Nggak punya suara baru tau rasa!"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai kantin tunas bangsa
Baca
+Pustaka
REYGA

REYGA

Kantin itu bernama 'Kantin Merah' alasannya ya karena warna cat dindingnya merah. Para penghuni kantin rata-rata adalah anak Serigala meski adanya juga murid-murid cowok lain yang bukan anggota serigala. Ketika Reyga masuk ke kantin sontak semuanya terdiam karena kedatangannya. Mereka lalu memasang wajah sinis menatap tajam orang yang malah tampak santai itu. Reyga dengan santainya berjalan duduk kursi kosong lalu menuangkan air ke cangkir kemudian meminumnya sebentar.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 437 kali sebagai kantin tunas bangsa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status