Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Buruk Rupa

Istri Buruk Rupa

Nomor unit, alasan perpisahan dan rumors yang berkembang, pasti ada sesuatu yang besar di dalamnya. *** Di kantin, Tania terlihat menenggak air putih dingin, di hadapannya ada Hanung yang terus mengamatinya. Kantin sedang sepi, hanya ada mereka berdua, duduk di kursi paling ujung. “Itu sudah gelas keduamu,” ucap Hanung. “Ya, kamu tahu, tubuhku panas sekali, bu RT itu benar benar membakar seluruh isi tubuhku,” ucap Tania.
9.518.9K viewsCompletedAdded to Library 735 Times as kantin tunas bangsa
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Bang Parlin. "Mamaknya?" tanyaku memancing. "Rasional," Butet yang menjawab. "Nasional, Tet, bukan Rasional," kata Bang Parlin. "Rasional, Yah, kok nasional?" "Gini, Tet, jika bicara itu, apalagi kita mau ikut-ikutan pembicaraan orang, kita harus ikuti sesuai konteks, internasional, tradisional, temannya itu nasional, jangan bilang pula profesional, lari dari ini pembicaraan," kata Bang Parlin.
9.8583.1K viewsCompletedAdded to Library 21.6K Times as kantin tunas bangsa
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Bab 6: Warteg Tengah Malam dan Nasi Goreng Arwah --- Sudah menjadi kebiasaan bagi trio Kalibungkus—Raka, Desi, dan Ucup—untuk merayakan setiap kasus supernatural yang berhasil mereka tangani dengan satu ritual sakral: makan malam di Warteg Bu Sri. Warteg Bu Sri terletak di sudut tikungan Pasar Lama, tempat yang terkenal dengan dua hal: pertama, ayam gorengnya yang gurih seperti mantra penyembuh patah hati. Kedua, warteg itu tidak pernah tutup. Bahkan di malam Jumat Kliwon, ketika seluruh desa menutup pintu rapat-rapat dan menggantung bawang putih di jendela, Bu Sri tetap melayani pelanggan dengan senyum lebar dan celemek bertuliskan “Makan, Jangan Takut. Setan Juga Lapar.”
1.0K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as kantin tunas bangsa
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

Cuma itu yang disampaikan sang wakil ketua OSIS yang tak lama lagi akan lengser, lalu berlari menjauh dari 'Kantin 2' tempat Tino menikmati makan siangnya ditemani Andra si tengil. Laki-laki berkulit sawo matang itu kembali duduk kala tubuh Diana masuk ke tempat pilihannya. "Gila ya... Cuek banget tuh cewek, udah digodain di kantin aja masih sok-sokan." ucapnya kala menatap Tino. Tino yang malas meladeni teman tak punya hati di sampingnya, lantas fokus lagi mengunyah bakso. "Nggak yang cewek, nggak yang di sini sama aja. Nggak punya suara baru tau rasa!"
103.3K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as kantin tunas bangsa
Read
+Library
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

John menyampingkan tatapannya ke sudut timur laut, “Kau salah jika menganggap negaramu miskin daya juang, Natalie. Di negaraku, Tanzania, tidak ada suporter sepak bola yang mendukung tim nasional usia dini sama banyaknya dengan suporter tim senior mereka. Indonesiamu ini benar-benar unik. Mereka mendukung semua lini kehidupan. Dan aku baru sadar, ketika suporter bola idolamu itu berteriak dalam tugasnya, Siapa kita? Indonesia! Siapa kita? Indonesia! Siapa kita? Indonesia! Aku menemukan jawaban dari nasionalisme itu. Dan aku akan sumbangkan jawaban dari pertanyaan utama dalam esaiku tentang Indonesia." Aku tertawa kecil melihatnya berkata demikian sambil mengangkat genggaman tangan. Aku hanya
102.2K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as kantin tunas bangsa
Read
+Library
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Tapi jangan Jadikan Keramahan Kita Untuk Diinjak-injak Oleh Bajingan-bajingan ini.Kita Menghargai Seluruh Niat Baik Bagi Mereka yang Merasa Menjadi Saudara Kita.Tapi Kita Tidak Mau Toleran Dengan Sikap yang Merendahkan,Melecehkan Harga diri Bangsa Kita…,Yang Kita Inginkan Adalah Bahwasanya. Seluruh Negara Di Dunia Saling Menghargai,Saling Mengasihi, Saling Menjaga,Saling Menghormati Tanpa peduli Warna Kulit,Agama, Budaya dan Adat Istiadat Kita. Kita Harus Menghargai Semua Perbedaan, Seperti Semboyan Di Negara Kita. Bhinneka Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mangrwa. (Berbeda tapi Satu Jua,Berbeda Tubuh tapi Satu Jiwa) ,Kita Berbeda keyakinan tapi Kita adalah Saudara sesama Umat Manusia.Kita Sa
7.6K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as kantin tunas bangsa
Read
+Library
Antara Dilema & Cinta

Antara Dilema & Cinta

Membalas senyuman. "Aduh, Pak Nicho ganteng banget deh. Kita ini di Indonesia atau lagi di Korea sih?" Bisik-bisik seperti ini sudah sering terdengar oleh Nicho. Tentu saja ia bangga dengan hal tersebut. "Makan apa ya? Sepertinya nasi kuning boleh juga!" "Bu, nasi kuning satu porsi ya!" Nicho duduk di meja sekitar pos jualan ibu. Kantin mereka tidak dimonopoli oleh satu penjual, tetapi terdiri dari beberapa penjual. Bahkan kantin mereka dibuka untuk umum.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as kantin tunas bangsa
Read
+Library
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

Hal itu melambangkan pengorbanan bangsa Indonesia yang tidak akan pernah padam. “Ayah saya pernah bilang. Kamu tidak perlu mengejar cita-cita setinggi menara Eiffel. Cukup setinggi monas. Karena monas amat sangat berharga untuk bangsa Indonesia. Dan Ayah ingin saya menjadi manusia yang berharga bukan cuma untuk keluarga. Tapi untuk negara. Setiap kali saya mengeluh soal kuliah, Ayah selalu bilang tentang statement-nya Jhon F. Kennedy; Jangan tanyakan apa yang sudah negaramu berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang sudah kamu berikan kepada negaramu. Di situ saya mikir, boro-boro untuk negara, untuk orang tua saja saya belum mampu memberikan apa-apa.” Tanpa aku duga, dokter Galih merangkul ba
9.815.5K viewsOngoingAdded to Library 402 Times as kantin tunas bangsa
Show Reviews (11)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Kaisar, Jangan Meminta Lebih

“Tuan Ren! Kerusuhan di Distrik Timur! Warga menjarah gudang beras pemerintah!” “Kenapa?” “Mereka berteriak bahwa Kaisar menimbun obat!” Prajurit itu melapor cepat. “Dan … dan ada pedagang-pedagang asing yang membagikan 'Obat Timur' gratis. Rakyat mulai menyebut nama Sultan Saharath… sebagai penyelamat. Dan mulai membandingkannya dengan Kaisar.” Darah Ren membeku. Kata-kata pria tadi terngiang di telinganya. Dan kerusuhan ini adalah langkah pertamanya.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 451 Times as kantin tunas bangsa
Read
+Library
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Tanya Yato "Saya Kuzaki dan Dia Inoe," Kuzakiberkata "Apa Ratu kalian ada di Desa?" Inoe bertanya "Ya. Beliau ada di Istana, ada keperluan apa dengan Ratu kami?" Kenshin bertanya "Aku ada keperluan penting dengan Ratu kalian" "Silahkan lewat jalan ini lurus kedepan. Kalian dapat menuju istana, maaf kami tidak bisa mengantar kalian" Yato berkata
104.2K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as kantin tunas bangsa
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status