Our Story
Beberapa detik, centang dua abu-abu sudah tertera jelas.
Rehan terkekeh pelan. Kali ini, dia merasa menjadi orang yang paling bahagia. "Gue tunggu lo, Daf. Gue pengen tau, seberapa besar cinta lo ke Aira."
Sementara itu, di lain sisi, Daffa yang tengah makan di kantin dan sudah menunggu Aira sedari tadi, bahkan sudah memesankan makanan, tiba-tiba mendapat sebuah notifikasi di ponselnya. Daffa melirik sekilas, dan tertera beberapa nomor di sana. Daffa sempat mengerutkan keningnya sebelum membuka pesan itu.
Sikat na Kabanata