Hey, Danish!
Sayna kontan berbalik, di belakangnya sosok wanita cantik dengan tubuh tinggi, langsing, ideal, bermata sangat indah, alis rapi alami, hidung mancung, dan bentuk rahang terpahat sempurna menatap ke arah mereka.
Sayna sampai menahan napas saat bertatapan dengannya kali pertama. Dinara tidak mirip dengan Danish. Dia berkharisma, tampak misterius, kuat, penuh pesona dan menawan. Sementara Danish di sebelahnya terlihat seperti bayi. Matanya besar dan polos, tawanya kekanakan, senyum dengan hidung berkerutnya seperti kelinci lucu. Mereka jelas berbeda, tapi punya daya tarik yang sama kuatnya.
Haikal kesambet apa ya tega-teganya menyakiti dan meninggalkan wanita secantik ini?
Chapitres populaires