Ada satu ayat dalam Al Quran yang sering dijadikan doa untuk memohon kecantikan lahir dan batin, yaitu Surah Al-A'raf ayat 26. Ayat ini berbunyi: 'Ya Banī Ādama qad anzalnā 'alaykum libāsay yuwārī saw'ātikum wa rīshā, wa libāsut-taqwā żālika khayr, żālika min āyātillāhi la'allahum yadżakkarūn' (Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat).
Makna dari ayat ini sangat dalam, tidak sekadar tentang kecantikan fisik tapi juga keindahan jiwa. Pakaian takwa disebut sebagai 'perhiasan terbaik', menunjukkan bahwa Allah lebih menghargai ketakwaan daripada kecantikan lahiriah. Doa ini mengajarkan kita untuk meminta kecantikan yang seimbang antara luar dan dalam. Aku sendiri sering membacanya sambil merenung, bahwa kecantikan sejati harus dipadu dengan akhlak mulia. Kalau dipraktekkan dengan ikhlas, hati jadi lebih tenang dan pancaran wajah pun ikut bersinar alami.