Sistem Aura (Infinity)
Tidak kelupaan wafer telur merek Fafer dicelupkan ke dalam kopi untuk kemudian disantap Hiro dengan hati-hati.
”Hei, Nak, diantara jutaan warga negara Auranias, kamu termasuk yang beruntung.“ Hiro berdialog kembali dengan Arunika yang duduk di depannya tengah sibuk menekan-nekan bola karet. ”Bagaimana tidak, selain kamu mewarisi ilmu Aura mamamu, kamu mewarisi sifat ayahmu ini … dan itu, sangat patut disyukuri. HA-HA-HA ….“