TERJEBAK CINTA CEO ES
“Cantik bisa luntur. Tapi karakter, bahkan setelah bangkrut… masih bisa berdiri.”
Paman Harun menyipitkan mata. “Kau menjual karakter, nona? Atau menjual luka?”
Anya memandang lurus padanya. “Saya tidak menjual apa-apa. Tapi saya belajar: keluarga besar seperti ini lebih suka wanita yang menurut, diam, dan bisa dikendalikan. Maaf, saya bukan yang itu.”
Senyap sejenak.
Lalu tangan Reynard bergerak.