Kelir Getih (Layar Berdarah)
“Apa maksudnya, Doktor? Apa arti gugurnya Karna dalam lakon ini?”
Raka berjalan perlahan menuju tubuh korban, matanya menjelajahi setiap detail dengan cermat, seolah ia sedang membaca sebuah teks kuno yang hidup. “Karna adalah simbol pengorbanan yang tragis, Kompol. Ia adalah putra dewa matahari, ksatria terbaik kedua setelah Arjuna, tapi takdir membuatnya menjadi anak kusir. Ia dihina, diabaikan, lalu dirangkul oleh Duryudana.” Raka berhenti, menunjuk ke arah anak panah. “Anak panah di dadanya… itu panah Arjuna. Kakak beradik yang berperang tanpa saling tahu. Pengkhianatan nasib, Kompol. Karna gugur bukan karena lemah, tapi karena sumpah, karena takdir, karena ia berada di pihak yang ‘salah
Hot Chapters