Suami Kontrak CEO Cantik
Anak muda itu, lucu juga, batin Kara.
Namun, saat ciuman itu semakin intens, saat Hasya hendak menurunkan lebih jauh bathrobe milik Kara, perempuan itu tersadar. Ia melepaskan ciuman mereka dengan cepat, meraih tangan Hasya dan menariknya menjauh. “Tidak, Hasya. Kita tidak bisa seperti ini,” kata Kara dengan napas yang terengah-engah. Wajahnya memerah, dan ada ketegangan yang jelas terpancar dari dirinya. Ia lantas membetulkan kembali bathrobe-nya yang sudah hampir melorot dan menunjukkan dadanya.
“Ini hanya pernikahan kontrak. Kita tidak bisa melangkah lebih jauh,” lanjut Kara, suaranya penuh dengan keyakinan. “Ini adalah perjanjian bisnis, dan kita harus tetap menjaganya seperti itu.”
Capítulos Populares