Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan
Semua wanita di lingkaran itu mengangguk tanda mengerti, kecuali Bi Surti yang nampak menggaruk pelipisnya dengan wajah bingung.
Ia menatap tumpukan kartu di tangan Pram seolah sedang melihat tulisan hieroglif.
"Waduh, kalau itu aku nggak bisa cara mainnya, Mas. Tahunya cuma main kartu cangkulan atau remi biasa," aku Bi Surti jujur, membuat Intan dan Dara terkekeh pelan.
Pram tersenyum, lalu mulai membagikan beberapa kartu contoh di atas karpet untuk memberikan penjelasan singkat.