KERUMUNAN ADALAH NERAKA
"Seperti dirimu, Mudra. Kau yang dahulu takut pada kerumunan, kini justru harus menjadi pemimpinnya."
Mudra terdiam, merenungkan kata-kata itu. Sejak awal, ia selalu melihat kerumunan sebagai ancaman, sebagai sesuatu yang menghilangkan identitas individu. Tetapi sekarang, dengan pemahaman baru ini, ia mulai melihatnya sebagai sesuatu yang bisa diarahkan, sesuatu yang bisa menjadi sumber kekuatan jika dikelola dengan bijak.
"Dan bagaimana dengan kartu ini?" tanya Vanua, tiba-tiba mengeluarkan kartu Tarot dari sakunya. Kartu itu bergambar seorang laki-laki dengan satu tangan menunjuk ke langit dan satu tangan ke bumi.
Bab Populer